Kemenpar Dukung Jazz Gunung Series 2026, Perkuat Daya Tarik Wisata Pegunungan
Selasa, 9 Juni 2026 | 14:35
Penulis: Arif S

Sumber: Anyata Foto/Irfan Sumanjaya
Keindahan pegunungan Indonesia kembali menjadi panggung bagi perpaduan musik, budaya, dan pariwisata. Melalui penyelenggaraan BRI Jazz Gunung Series 2026, wisatawan tidak hanya diajak menikmati alunan musik jazz di alam terbuka, tetapi juga merasakan pengalaman berwisata yang menyatu dengan pesona alam dan kehidupan masyarakat lokal.
Dukungan penuh penyelenggaraan ajang ini datang dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pemerintah menilai Jazz Gunung telah berkembang menjadi salah satu contoh sukses penyelenggaraan acara yang menggerakkan sektor pariwisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Asisten Deputi Event Nasional Kemenpar, Ni Komang Ayu Astiti, mengatakan Jazz Gunung menjadi model kolaborasi hiburan, budaya, dan pengembangan destinasi wisata.
BACA JUGA
Sejumlah Destinasi di Indonesia Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Ini Alasannya
Semarak Muharram, Festival Tabut 2026 Daya Tarik Wisatawan ke Bengkulu
Bromo in Wonderlight, Cara Baru Menikmati Gunung Bromo Lewat Musik dan Budaya
"Keberhasilan BRI Jazz Gunung Series dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan event serupa di berbagai daerah lain di Indonesia yang memiliki kekuatan alam dan budaya," kata Komang dalam konferensi pers BRI Jazz Gunung Series di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, penyelenggaraan Jazz Gunung tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik berkualitas di tengah panorama alam memukau, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi luas bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor akomodasi, kuliner, hingga ekonomi kreatif.
Lebih jauh, Kemenpar menilai ajang ini menunjukkan komitmen pada Pariwisata Berkelanjutan, tercermin dari penghargaan Green Event of the Year 2025.
"Kami berharap dukungan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga manfaat yang dihasilkan semakin luas bagi masyarakat dan sektor pariwisata," katanya.
Pada tahun ini, BRI Jazz Gunung Series 2026 mengusung tema "Jazztination", sebuah konsep menggabungkan pengalaman menikmati musik jazz dengan eksplorasi destinasi Wisata Pegunungan.
Rangkaian acara akan berlangsung di dua destinasi unggulan. Pertama, kawasan Wanawisata Baturraden menjadi tuan rumah BRI Jazz Gunung Slamet pada 27 Juni 2026. Selanjutnya, kemeriahan berlanjut ke kawasan Bromo melalui BRI Jazz Gunung Bromo pada 18-25 Juli 2026 di Sukapura.
Tidak hanya konser musik, pengunjung disuguhi pameran seni, pasar UMKM, hingga berbagai kegiatan berbasis alam dan budaya yang menjadi bagian dari rangkaian acara untuk memperkenalkan kekayaan lokal kepada wisatawan.
Salah satu pendiri Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono, menjelaskan kesuksesan Jazz Gunung selama ini dibangun melalui kerja sama ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Yang terlibat bukan hanya penyelenggara konser musik, tetapi juga pelaku ekonomi kreatif, sektor pariwisata, pengusaha UMKM, komunitas lokal, hingga masyarakat setempat yang berperan aktif menghidupkan ekosistem kegiatan ini," kata Sigit.
Puncak kemeriahan BRI Jazz Gunung Bromo akan digelar pada 24-25 Juli 2026 di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo. Sejumlah musisi jazz dan lintas genre dari dalam maupun luar negeri dijadwalkan menghibur pengunjung di tengah lanskap pegunungan.
BRI Jazz Gunung Series 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu event wisata unggulan.
Perpaduan musik berkualitas, panorama alam memukau, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal, tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat daya tarik destinasi pegunungan Indonesia di mata Wisatawan Domestik maupun mancanegara.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!