Rano Karno Jajal Open Dining of Jakarta, Bagikan Pengalaman Wisata Kuliner di Atas Bus

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:15

Penulis: Arif S

Bus dengan konsep Open Dining of Jakarta
Bus dengan konsep "Open Dining of Jakarta".
Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menawarkan pengalaman wisata baru menikmati hidangan lezat sambil berkeliling ibu kota. Melalui layanan Open Dining of Jakarta, wisatawan diajak menikmati santapan di atas bus sambal menyaksikan panorama ibu kota dari sore hingga malam hari.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mencoba konsep wisata kuliner tersebut yang masih dalam tahap uji coba sebelum dibuka untuk masyarakat.

Menurutnya, sensasi makan di atas bus berubah seiring perjalanan. Ia menjelaskan, kondisi jalan di kawasan Harmoni lebih mulus disbanding Kota Tua sehingga pengalaman bersantap menjadi jauh lebih nyaman. 

Karena itu, menu yang disajikan berupa hidangan bergaya Barat seperti steak dan pasta agar lebih praktis dinikmati selama perjalanan.

"Kota Tua secara infrastruktur jalan belum smooth (mulus). Tetapi begitu masuk Harmoni terasa enaknya. Mulai dari sana, makannya enggak bisa soto betawi, bisa berantakan. Makannya steak, pasta, yang belanda-belanda," ujar Rano di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan layanan tersebut mulai beroperasi pada awal Agustus 2026.

"Ini baru uji coba, program ini akan dibuka untuk umum kira-kira di awal Agustus 2026. Kami harapkan memang senja mulai berjalan, karena memang ada lampu atau cahaya. Start dari jam 4 sore, sampai jam 9 malam," jelas Rano.

Jam operasional tersebut dipilih agar penumpang dapat menikmati perubahan suasana Jakarta, mulai dari cahaya matahari menjelang senja hingga gemerlap lampu kota pada malam hari.

Rute perjalanan dimulai dari kawasan Kota Tua menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), menghadirkan perpaduan wisata sejarah dengan panorama modern ibu kota.

Rano optimistis konsep wisata ini akan mendapat sambutan positif dari masyarakat, terlebih jika revitalisasi kawasan Harmoni telah rampung.

"Ini baru satu bus. Ini trial (uji coba) dulu, nanti kita lihat, tapi saya yakin animo-nya akan (tinggi). Apalagi kalau nanti Harmoni sudah mulai jalannya bagus. Kemudian, kita juga akan revitalisasi kali Harmoni, dengan suasana yang bagus, dengan taman, segala macam," kata Rano.

Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menjelaskan Open Dining of Jakarta akan melayani dua hingga tiga perjalanan setiap hari. Kapasitasnya maksimal 30 penumpang dalam satu perjalanan.

Layanan tersebut dapat dinikmati secara individu maupun disewa untuk kegiatan kelompok atau acara khusus.

Dengan tarif Rp500 ribu per orang, penumpang akan mendapatkan paket makan lengkap. Paket itu terdiri dari hidangan pembuka, hidangan utama, hingga pencuci mulut.

"Selama perjalanan, penumpang juga akan menikmati pertunjukan musik biola secara langsung serta narasi mengenai sejarah kawasan dan cerita di balik menu yang disajikan," ungkap Welfizon.

Konsep ini diharapkan menjadi alternatif wisata perkotaan yang menawarkan pengalaman berbeda, menggabungkan kuliner, hiburan, dan eksplorasi sejarah Jakarta dalam satu perjalanan.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!