ID EN

Sport Tourism Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:30

Penulis: Arif S

Nusa Penida, Bali
Nusa Penida, Bali.
Sumber: Envato

Pemerintah memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional. Salah satu strategi prioritasnya adalah pengembangan sport tourism, termasuk wisata bahari, yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Kementerian Pariwisata saat pelaksanaan Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 ke-12 di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

“Sport tourism itu menggerakkan ekonomi masyarakat termasuk UMKM,” ujar Asisten Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata Ni Komang Ayu Astiti di sela pelaksanaan Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 ke-12 di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.

Menurut Astiti, sport tourism berperan penting dalam meningkatkan kunjungan Wisatawan Mancanegara berkualitas dengan daya beli tinggi selama berada di destinasi tujuan.

Wisatawan yang datang untuk mengikuti atau menyaksikan ajang olahraga biasanya membelanjakan uang mereka untuk penginapan, transportasi, makanan, minuman, hingga berbagai aktivitas wisata lainnya.

Selain itu, sport tourism juga berkaitan erat dengan layanan spa dan wisata kebugaran, Ini berpotensi mendongkrak belanja wisatawan serta membuka peluang kerja baru di sektor pariwisata.

Keunggulan lain dari sport tourism adalah lama tinggal wisatawan cenderung lebih panjang dibandingkan wisata biasa. Atlet dan ofisial umumnya sudah datang beberapa hari sebelum kompetisi dimulai dan sering kali memperpanjang masa tinggal setelah perlombaan selesai.

Salah satu contoh nyata adalah Asian Open Water Swimming Championship 2026 di pesisir InterContinental Teluk Jimbaran pada 13-15 Juni 2026.

Kejuaraan Renang perairan terbuka tingkat Asia tersebut diikuti 78 atlet dan 49 ofisial dari 18 negara sehingga total delegasi mencapai 127 orang.

Selain kategori profesional, penyelenggara juga menggelar A Stream OWS Series, diikuti sekitar 300 peserta dari kalangan perenang pemula, komunitas olahraga, dan masyarakat umum.

Kehadiran ratusan peserta dari berbagai negara memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM di kawasan Jimbaran dan sekitarnya.

Tak hanya datang untuk bertanding, para atlet juga menikmati keindahan alam Bali yang menawarkan perpaduan pantai, laut, perbukitan, serta budaya yang khas.

“Bali memiliki lebih banyak budaya yang bisa dinikmati. Kalau untuk kompetisi olahraga ini yang pertama di Bali, tapi untuk Kunjungan Wisata, ini yang kedua kalinya,” kata atlet asal Taipei, Cho Cheng Chi.

Kesan serupa disampaikan atlet asal Kazakhstan, Lev Cherepanov. 

“Melihat matahari terbenam, itu menarik sekali, melihat laut, menikmati alamnya, jadi saya mau ke Bali lagi untuk liburan,” ucap Lev.

Melalui kombinasi olahraga, wisata alam, dan budaya, sport tourism semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus sarana promosi efektif bagi Destinasi Wisata Indonesia di mata dunia.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!