Pep Guardiola Menuju Kursi Pelatih Italia? FIGC Akui Sudah Buka Komunikasi
Jumat, 24 Juli 2026 | 09:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Manchester City
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) bergerak mencari sosok pengganti Gennaro Gattuso untuk memimpin Gli Azzurri setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Salah satu nama paling santer terdengar adalah Pep Guardiola.
Presiden FIGC Giovanni Malago mengakui federasi telah membuka komunikasi dengan mantan pelatih Manchester City. Namun, ia menegaskan proses tersebut masih berada pada tahap awal dan belum menghasilkan kesepakatan apa pun.
Guardiola menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Gattuso yang mundur setelah gagal mengantarkan Italia ke putaran final Piala Dunia 2026. Setelah mengakhiri masa baktinya di Stadion Etihad akhir musim lalu, pelatih asal Spanyol itu belum terikat kontrak dengan klub mana pun.
BACA JUGA
Efek Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Gattuso, Gravina dan Buffon Mundur
Bosnia vs Italia: Gattuso Bicara Soal Beban Berat dan Trauma Absen di Piala Dunia
Tak Mau Ulangi Trauma Playoff Piala Dunia, Gattuso Panggil Verratti dan Chiesa
Meski rumor Guardiola menuju kursi pelatih timnas Italia terus berkembang, Malago meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan hasil dari komunikasi yang telah dilakukan.
"Bukan berarti pembicaraan dengan Guardiola ini akan membuahkan hasil, tetapi saya percaya langkah yang tepat dan penting adalah membuka dialog serta menjaganya tetap berjalan," ujar Malago dalam podcast Cronache di Spogliatoio dikutip ESPN.
Laporan sejumlah media Italia menyebut Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini bersama penasihat teknis Leonardo Araujo bahkan telah terbang ke Barcelona pada akhir pekan lalu untuk bertemu Guardiola.
Pertemuan itu diyakini menjadi bagian dari upaya federasi meyakinkan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola modern itu.
Di sisi lain, isu mengenai besarnya gaji Guardiola juga menjadi sorotan. Namun, Malago membantah anggapan kondisi keuangan federasi menjadi penghalang utama dalam proses negosiasi.
"Dalam jangka pendek hingga menengah, mengatakan bahwa kami harus mengencangkan ikat pinggang mungkin masih kurang menggambarkan situasi. Namun, beberapa pengecualian bisa saja dibuat, terutama jika menyangkut sosok yang begitu besar seperti Guardiola," tambahnya.
Meski Guardiola menjadi nama paling banyak dibicarakan, FIGC belum menutup opsi lain. Roberto Mancini, yang pernah membawa Italia menjuarai Euro 2020, dan legenda AC Milan Andrea Pirlo masuk dalam daftar kandidat pelatih.
Peluang Italia mendapatkan Guardiola masih menghadapi tantangan. Sebelumnya, eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen pernah mengungkapkan keinginannya untuk beristirahat dari dunia sepak bola agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.
Jika nantinya negosiasi berhasil, Guardiola akan menjalani tantangan baru sebagai pelatih tim nasional untuk pertama kalinya dalam karier kepelatihannya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!