Sejumlah Destinasi di Indonesia Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Ini Alasannya
Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:30
Penulis: Arif S

Sumber: Pixabay
Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Asia. Dari pegunungan berkabut di Jawa Timur hingga pantai eksotis di Indonesia Timur semakin menarik perhatian Wisatawan Mancanegara yang mencari pengalaman berbeda saat berlibur.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengungkapkan tren Kunjungan Wisatawan asing ke Indonesia menunjukkan perkembangan positif, terutama dari negara Asia seperti Korea Selatan, Tiongkok, Singapura, dan Malaysia.
Menariknya, setiap pasar memiliki preferensi wisata berbeda, sehingga menciptakan peta destinasi favorit beragam.
BACA JUGA
Garap Pasar China, Promosi Wisata Indonesia Hasilkan Potensi Transaksi Rp109 Miliar
Parapuar Jadi Magnet Baru Wisata Darat Labuan Bajo Lewat Pagelaran Seni dan Budaya
BBTF 2026 Didorong Jadi Gerbang Promosi Destinasi Wisata Nusantara
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menjelaskan kenyamanan menjadi salah satu alasan utama wisatawan memilih Indonesia sebagai tujuan liburan.
“Mereka tidak datang ke negara lain, tapi ke Indonesia, karena nyaman. Sudah bisa banyak belanja oleh-oleh untuk keluarga dan lain sebagainya,” ujar Made di Jakarta.
Faktor kenyamanan tidak hanya berkaitan dengan keramahan masyarakat, tetapi juga kemudahan menikmati berbagai jenis wisata dalam satu negara. Wisata alam, budaya, kuliner, belanja, hingga petualangan dapat ditemukan di berbagai daerah Indonesia.
Bagi wisatawan asal Malaysia, destinasi favorit umumnya kota besar yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata perkotaan. Jakarta dan Bandung menjadi dua kota paling banyak dikunjungi karena memiliki pusat perbelanjaan, kuliner, serta beragam pilihan oleh-oleh khas Indonesia.
Selain itu, Bali, Bintan, dan Batam juga menjadi tujuan favorit wisatawan Malaysia karena kemudahan akses serta beragam aktivitas wisata yang ditawarkan.
Sementara itu, wisatawan asal Singapura memiliki preferensi berbeda. Mereka cenderung tertarik pada destinasi dengan keindahan panorama alam, suasana estetik untuk fotografi, serta pengalaman wisata petualangan.
Salah satu daya tarik terbesar Indonesia bagi wisatawan Asia adalah kekayaan alam tropis. Kawasan pegunungan menjadi magnet tersendiri, terutama bagi Wisatawan Singapura dan Tiongkok.
“Karena mereka tidak punya gunung ya, di China pun demikian, tidak ada gunung yang seperti kita yang tropik. Jadi itu juga menambah (nilai pariwisata kita). Makanya Bromo, Ijen jadi terkenal ya untuk segmen di Tiongkok,” katanya.
Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa kawasan Gunung Bromo dan Kawah Ijen di Jawa Timur terus menjadi destinasi paling banyak dicari wisatawan Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir.
Lanskap gunung berapi berpadu dengan kabut pagi dan fenomena alam unik memberikan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi lain di Asia.
Tak hanya Jawa Timur, destinasi lain di Indonesia juga mulai menikmati peningkatan kunjungan wisatawan asing. Manado, misalnya, kini semakin dikenal setelah hadirnya penerbangan langsung yang menghubungkan kota tersebut dengan Guangzhou di Tiongkok.
Dengan konektivitas yang semakin baik, daerah yang sebelumnya kurang dikenal mulai masuk dalam daftar tujuan Wisata Internasional.
Selain Manado, kawasan Indonesia Timur juga menunjukkan perkembangan menjanjikan. Labuan Bajo, Lombok, dan Gili menjadi contoh destinasi yang terus mengalami peningkatan popularitas di kalangan wisatawan mancanegara.
Fenomena ini menunjukkan wisatawan asing tidak hanya terfokus pada Bali. Mereka mulai mencari pengalaman baru dengan menjelajahi destinasi yang menawarkan keindahan alam, budaya lokal, dan suasana lebih tenang.
Di tengah perkembangan tersebut, Kemenpar mencatat adanya perubahan komposisi wisatawan asing pada awal 2026. Kunjungan dari kawasan Timur Tengah dan Eropa mengalami penurunan, sementara wisatawan dari Asia Tenggara, Asia lainnya, Oseania, dan Afrika justru menunjukkan tren peningkatan.
Untuk menjaga momentum positif, pemerintah memperkuat promosi pariwisata melalui agen perjalanan, kampanye digital, dan pemanfaatan media sosial yang kini menjadi sumber utama inspirasi perjalanan bagi wisatawan dunia.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!