Jannik Sinner Masuk Daftar Petenis dengan Pekan Terbanyak sebagai Nomor Satu Dunia
Jumat, 24 Juli 2026 | 11:17
Penulis: Arif S

Sumber: Ilustrasi ChatGPT
Jannik Sinner mengukuhkan namanya dalam sejarah tenis dunia. Petenis asal Italia itu kini masuk jajaran 10 besar pemain dengan catatan pekan terbanyak sebagai petenis nomor satu dunia setelah mengawali pekan ke-81 di puncak ATP Rankings.
Sinner menempati posisi ke-10 dalam daftar sepanjang masa pemain dengan masa terlama sebagai nomor satu dunia ATP.
Pencapaian itu menjadi catatan penting dalam karier Sinner. Berdasarkan data ATP, petenis berusia 24 tahun itu melampaui legenda Australia Lleyton Hewitt yang menghabiskan 80 pekan sebagai penghuni peringkat teratas dunia.
BACA JUGA
Petenis Argentina Buktikan Usia Bukan Halangan Tembus Top 100 Dunia
Deretan Bintang Tenis Dunia Siap Bertarung di Wimbledon 2026, Djokovic Kejar Rekor Federer
Jannik Sinner Bidik Rekor Djokovic, Tantangan Berat Menanti di Roma
Perjalanan Sinner menuju dominasi ATP bukan tanpa hambatan. Ia sempat kehilangan takhta nomor satu dunia setelah dikalahkan rival utamanya, Carlos Alcaraz, pada final US Open 2025.
Namun, ia bangkit pada awal musim 2026 dan merebut kembali posisi puncak setelah menaklukkan Alcaraz di final Monte-Carlo Masters. Ini menjadi momentum periode dominasi Sinner yang kini telah berlangsung selama 15 pekan berturut-turut.
Sebelumnya, Sinner telah melewati Alcaraz yang bertahan selama 66 pekan di posisi nomor satu dunia. Ia kemudian melampaui dua legenda tenis lainnya, Stefan Edberg (72 pekan) dan Hewitt (80 pekan).
Untuk naik ke posisi lebih tinggi dalam daftar sepanjang masa, Sinner harus melewati torehan Andre Agassi (101 pekan) sebagai nomor satu dunia, kemudian Bjorn Borg (109 pekan).
Saat ini puncak daftar masih dikuasai Novak Djokovic dengan rekor fantastis 428 pekan sebagai petenis nomor satu dunia.
Di belakang petenis Serbia berturut-turut, Roger Federer (310 pekan), Pete Sampras (286), Ivan Lendl (270), Jimmy Connors (268), Rafael Nadal (209), dan John McEnroe (170).
Peluang Sinner memperpanjang rekor pribadinya terbuka lebar. Saat ini ia unggul hingga 4.970 poin atas pesaing terdekatnya, Alexander Zverev, sehingga posisinya di puncak klasemen ATP relatif aman dalam waktu dekat.
Kepercayaan diri Sinner semakin tinggi setelah sukses mempertahankan gelar Wimbledon 2026. Gelar Grand Slam itu memperkokoh dominasinya sekaligus memperlebar jarak poin dari para pesaing.
Rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara menjadi peluang Sinner menambah banyak poin. Musim lalu ia tidak bermain di Canada Masters 1000 dan hanya menjadi finalis di Cincinnati Masters 1000 dan US Open.
Dominasi Sinner dimulai pada 10 Juni 2024 ketika untuk pertama kali menduduki posisi nomor satu dunia usai menjuarai Australian Open, gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.
Pada periode pertamanya sebagai pemuncak ATP Rankings, ia bertahan selama 65 pekan berturut-turut, periode ketujuh terpanjang dalam sejarah tenis putra.
Di usia masih relatif muda dan performa konsisten, Sinner berada di jalur untuk terus memperbaiki posisinya dalam daftar legenda ATP.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!