Bermain Efisien dan Tenang Jadi Kunci Kemenangan Persija Atas Persebaya
Minggu, 19 Oktober 2025 | 17:12
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Persija.id
Persija Jakarta kembali menunjukkan taringnya. Dalam duel panas melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu, 18 Oktober 2022 malam, Macan Kemayoran tampil tajam dan efisien, menaklukkan tuan rumah dengan skor 3-1 pada pekan kesembilan BRI Super League 2025/2026.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengaku puas melihat performa anak asuhnya yang bermain tenang sejak peluit awal dibunyikan.
“Sejak awal kami sudah mencari gol dan berhasil unggul lebih dulu. Itu membuat tim lebih tenang. Kami tahu Persebaya tim yang hebat, tapi hari ini kami pantas meraih kemenangan,” kata Souza saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu, 18 Oktober 2025, malam.
BACA JUGA
Eduardo Perez Ungkap Alasan Persebaya Kalah dari Persija di GBT
Tak Janjikan Gelar, Bernardo Tavares Tekankan Proses dan Kerja Keras di Persebaya Surabaya
Ricky Nelson Soroti Adaptasi Mauro Zijlstra dan Shayne Shayne di Persija
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin bagi Persija. Bagi Souza, hasil tersebut adalah bukti nyata dari kerja keras tim selama jeda internasional, terutama dalam memperbaiki organisasi pertahanan.
Selain itu, setelah jeda internasional timnya banyak melakukan perbaikan pada sisi pertahanan, dan hasilnya terlihat dari penampilan tim yang mampu bertahan dengan sangat baik.
Dalam pertandingan ini, Persija tampil seperti mesin yang berjalan mulus. Tidak terburu-buru, tapi efektif setiap kali mendapat kesempatan. Souza menyebut peningkatan di lini belakang bukan hanya tugas bek, tapi hasil kerja kolektif seluruh pemain.
“Tim kami punya banyak kualitas untuk menciptakan peluang. Dan karena kami bertahan lebih baik, proses menciptakan peluang pun menjadi lebih mudah,” ucapnya.
Persija memang tampil kompak. Kombinasi pertahanan solid dan serangan cepat menjadi kunci kemenangan malam itu. Setiap kali Persebaya mencoba menekan, Persija mampu merespons dengan transisi yang efisien ciri khas tim dengan identitas bermain yang mulai terbentuk di bawah Souza.
Tim yang Makin Dewasa
Salah satu momen menarik dari laga ini adalah absennya Bruno Tubarao. Namun, Souza menolak anggapan bahwa absennya sang winger menjadi masalah besar.
“Itu membuktikan kami punya tim yang hebat. Bruno pemain bagus dan punya sejarah di sepak bola. Setiap pemain bisa melalui masa sulit, tapi kami tetap percaya dan mengandalkan dia,” tuturnya.
Komentar ini menegaskan bagaimana Souza membangun mentalitas tim yang matang. Ia tidak menggantungkan permainan hanya pada satu pemain, tetapi menanamkan filosofi bahwa kemenangan lahir dari kerja sama dan kepercayaan.
Souza juga menyampaikan apresiasi untuk atmosfer pertandingan yang luar biasa di Surabaya.
“Saya ingin berterima kasih kepada Jakmania yang terus mendukung kami sepanjang laga, juga kepada suporter Persebaya atas sambutan hangat mereka. Stadion penuh dan semua orang bisa menikmati pertandingan yang hebat,” ujarnya.
Persiapan Matang yang Berbuah Manis
Penyerang Persija, Gustavo Almeida, juga mengamini keberhasilan timnya sebagai hasil dari persiapan yang matang. Striker asal Brasil itu menilai kemenangan di Surabaya bukan kebetulan, melainkan hasil dari latihan intens yang dilakukan selama sepekan terakhir.
“Kami sudah berlatih keras selama seminggu dengan banyak tuntutan dari pelatih. Kami tahu hasil sebelumnya belum maksimal, tapi secara duel dan statistik kami selalu unggul. Hari ini hasilnya terlihat di lapangan,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Persija tak hanya mengamankan tiga poin penting, tapi juga memperlihatkan identitas permainan yang mulai konsisten. Di bawah tangan dingin Mauricio Souza, Macan Kemayoran tampak semakin siap bersaing di papan atas BRI Super League. (Antara)










