Tak Janjikan Gelar, Bernardo Tavares Tekankan Proses dan Kerja Keras di Persebaya Surabaya
Senin, 5 Januari 2026 | 11:02
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antaranews
Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mulai menyusun fondasi awal bersama tim setibanya di Surabaya. Pelatih asal Portugal itu tiba di Bandara Internasional Juanda, Minggu, 4 Januari 2026, malam, dan langsung menyampaikan fokus utamanya dalam fase awal kepemimpinannya di klub kebanggaan Bonek tersebut.
“Saat ini kami perlu mengenal apa yang kami miliki,” kata Tavares saat ditemui wartawan di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Minggu malam.
Menurut Tavares, langkah pertama yang akan ia lakukan adalah memahami Persebaya secara menyeluruh. Ia ingin mengenal “rumah” yang akan ditempatinya, mulai dari struktur tim, pemain muda, hingga skuad utama, sebelum mengambil keputusan strategis terkait perubahan maupun pengembangan tim.
BACA JUGA
Bernardo Tavares Sebut Laga Tak Mudah Meski Persebaya Menang Telak Atas Arema
Malik Risaldi Dapat Kepercayaan Tavares, Tapi Tetap Harus Bersaing di Persebaya
Persebaya Pesta Gol! Bajol Ijo Hancurkan PSBS Biak 4-0 di GBT
Pelatih berusia 44 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan analisis awal terhadap performa Persebaya. Beberapa pertandingan telah ia pelajari, termasuk karakter sejumlah pemain yang sebelumnya tampil di klub lain atau dimainkan di posisi berbeda. Evaluasi tersebut menjadi pijakan awal untuk menentukan arah permainan tim ke depan.
Meski datang dengan reputasi mentereng, Tavares menegaskan tidak membawa janji muluk soal prestasi instan. Fokus utamanya adalah membangun tim melalui kerja keras dan proses yang konsisten.
“Saya tidak menjanjikan gelar. Saya datang untuk bekerja,” ucapnya.
Tavares juga menyoroti status Persebaya sebagai klub besar dengan basis suporter yang sangat kuat. Menurutnya, atmosfer stadion menjadi salah satu kekuatan utama, khususnya saat bermain di kandang, dan dapat memberi dorongan signifikan bagi pemain di lapangan.
Ia berharap dukungan penuh suporter kembali terlihat saat Persebaya melakoni laga berikutnya melawan Malut United. Tavares menyadari lawan yang dihadapi memiliki performa yang stabil, sehingga Persebaya membutuhkan energi ekstra dari tribune untuk meraih hasil maksimal.
Di sisi lain, Tavares mengajak semua pihak untuk bersikap realistis melihat posisi Persebaya di klasemen. Persaingan Liga 1 yang ketat serta jarak poin dengan tim papan atas menjadi tantangan yang harus disikapi dengan kepala dingin.
Ia menekankan pentingnya kerja sama, kerendahan hati, dan kesabaran dalam membangun momentum secara bertahap. Bagi Tavares, kemenangan dan kekalahan adalah bagian tak terpisahkan dari Sepak Bola.
“Yang terpenting adalah kami menunjukkan usaha maksimal di lapangan,” tuturnya.
Lebih lanjut, mantan pelatih PSM Makassar itu menilai stabilitas tim dan suasana saling menghormati menjadi kunci utama dalam perjalanan Persebaya. Ia menegaskan bahwa pelatih, pemain, manajemen, dan suporter harus berjalan bersama karena tidak ada hasil yang bisa diraih secara individual.
Tavares juga mengapresiasi fasilitas dan lingkungan yang dimiliki Persebaya. Namun, ia menekankan bahwa membangun fondasi kuat membutuhkan proses jangka panjang, termasuk memadukan peran pemain senior dengan talenta muda dari akademi.
“Kita harus melangkah selangkah demi selangkah untuk bisa mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!