ID EN

Thom Haye hingga Marselino Antusias Timnas Indonesia Hadir di FC 26 dan FC Mobile

Jumat, 29 Mei 2026 | 12:30

Penulis: Arif S

Dua pemain timnas Indonesia Marselino Ferdinan dan Thom Haye
Dua pemain timnas Indonesia Marselino Ferdinan dan Thom Haye memainkan game FC 26.
Sumber: Antara/Zaro Ezza Syachniar

Kehadiran Timnas Indonesia di game simulasi sepak bola populer FC 26 dan FC Mobile disambut penuh antusias para pemain Garuda. Bagi mereka, masuknya Indonesia ke dalam game besutan EA Sports bukan sekadar tambahan konten, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap perkembangan sepak bola nasional yang semakin mendapat perhatian dunia.

Mulai Kamis, para penggemar sudah dapat memainkan timnas Indonesia lengkap dengan wajah para pemainnya seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Emil Audero, Thom Haye, hingga Marselino Ferdinan menggunakan jersi terbaru dari Kelme. 

Kehadiran itu menjadi bagian dari kerja sama resmi antara PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) dengan EA Sports FC.

Bagi Thom Haye, pengalaman melihat timnas Indonesia masuk ke dalam salah satu game sepak bola terbesar di dunia menjadi sesuatu yang spesial. Game tersebut sangat dekat dengan kehidupan para pemain dan penggemar sepak bola.

"Tentu saja, saya rasa semua orang tahu EA Sports. Semua orang menyukai gaming saat ini. Dan bagi para penggemar, bisa berada di sini dan menikmati permainan seperti ini sungguh sangat menyenangkan," ujar Thom di acara peluncuran di Jakarta, Kamis.

Pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman menilai hadirnya timnas Indonesia di FC 26 dan FC Mobile akan semakin memperbesar euforia sepak bola nasional, terutama karena suporter kini bisa memainkan tim negaranya sendiri.

"Kita tahu euforia sepak bola di negeri kita ini sangat-sangat tinggi, jadi untuk fan timnas khususnya pasti sangat berpengaruh juga. Mereka bisa bermain game EA Sports ini dan mereka bisa menggunakan juga negara kita karena Indonesia juga akan ada di EA Sports Mobile," kata Witan.

Witan mengungkapkan kebiasaannya memainkan klub favoritnya di game tersebut. Ia mengaku kerap memilih FC Barcelona yang kini diperkuat Lamine Yamal. Ia sering bermain bersama Marselino dalam sesi gaming santai.

"Saya sering lawan Marsel (Marselino Ferdinan). Biasa saya bantai dia, biasa dia bantai juga saya," ucap Witan.

Sementara itu, Marselino Ferdinan mengaku sangat bangga karena dirinya bisa dimainkan di FC 26 maupun FC Mobile. Pemain Oxford United tersebut menyebut pengalaman itu terasa unik karena sejak lama ia memang akrab dengan game FIFA.

"Perasaannya senang soalnya yang saya bilang tadi saya sering main FIFA. Apalagi ada timnas Indonesia, ya seru bisa pakai diri sendiri sometimes. Terus bisa kasih tahu bahwa Indonesia juga ada national team-nya di FIFA. So, sangat menarik untuk masyarakat dan Indonesia sendiri," ungkapnya.

Di sisi lain, Managing Director GSI Marsal Masita menjelaskan besarnya pasar game sepak bola di Indonesia menjadi salah satu alasan EA Sports tertarik menjalin kerja sama dengan PSSI. Selain itu, pencapaian timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mulai menarik perhatian dunia internasional.

"Iya, saya rasa dua hal kali ya. Yang satu sudah pasti market-nya besar, karena mungkin dilihat juga secara komunitas FC Mobile di sini cukup besar dibanding negara-negara lain. EA Sports itu kan game simulasi terbesar ya, dan mereka core-nya memang di sepak bola," jelasnya.

"Yang kedua, mungkin secara prestasi saya rasa mungkin belakangan ini bisa dilihat kita cukup mendapat perhatian dunia. That's why mereka recognize kita sebagai salah satu yang ikut di 'The World’s Game' ini duluan dibanding negara ASEAN lainnya," pungkasya.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!