ID EN

Bayi Panda Pertama di Indonesia Segera Diperkenalkan ke Publik di Taman Safari

Rabu, 27 Mei 2026 | 11:00

Penulis: Arif S

Bayi panda raksasa Rio
Bayi panda raksasa Rio lahir pada 27 November 2025.
Sumber: Antara/Xinhua

Bayi Panda Raksasa pertama yang lahir di Indonesia dipastikan akan mulai diperkenalkan kepada publik secara bertahap pada akhir Mei 2026. Kehadiran bayi panda raksasa bernama Satrio Wiratama atau Rio menjadi momen bersejarah sekaligus daya tarik baru bagi Wisata Edukasi satwa di Indonesia.

Rio lahir pada 27 November 2025 dari pasangan panda raksasa Hu Chun dan Cai Tao yang merupakan bagian dari program kerja sama Konservasi Indonesia-China sejak 2017. Sejak awal kelahirannya, Rio menjadi simbol keberhasilan program loan breeding yang selama ini dijalankan di Taman Safari.

Kini, di usia sekitar enam bulan, perkembangan Rio semakin baik. Bobotnya telah mencapai 11,5 kilogram pada hari ke-170, dengan kondisi kesehatan terus dipantau secara rutin tim dokter hewan dan perawat satwa.

Perilaku Rio juga semakin aktif, mulai berjalan lebih stabil. Dalam beberapa momen, Rio terlihat mencoba mengendus bambu milik induknya, seolah ingin ikut mencicipi makanan tersebut.

Menurut Vice President of Life and Science Taman Safari Indonesia drh. Bongot Huaso Mulia, perkembangan Rio merupakan bagian normal dari pertumbuhan bayi panda. 

Untuk mendukung fase ini, Rio mulai diperkenalkan dengan rebung sebagai teether alami serta sekitar 17 jenis bambu lokal seperti bambu ampel, bambu kuning, dan bambu muda.

Asupan utama Rio masih bergantung pada susu induknya karena bayi panda umumnya baru bisa mengonsumsi bambu secara penuh pada usia 12-18 bulan. Hal ini penting untuk menjaga pertumbuhan dan daya tahan tubuhnya tetap optimal.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau, mengatakan proses pengenalan Rio ke publik akan dilakukan secara bertahap mulai akhir Mei. 

Rio hanya akan tampil beberapa jam per hari sebelum nantinya bisa dilihat lebih luas pengunjung pada periode liburan Juni–Juli.

“Persiapan untuk rilis memang di akhir bulan nanti. Akhir Mei. Kita akan mulai rilis secara bertahap. Rio mungkin hanya akan tampil sekitar dua atau tiga jam setiap harinya. Targetnya mungkin liburan Juni-Juli sudah bisa dilihat semua pengunjung yang datang ke Taman Safari,” ungkapnya.

Kehadiran Rio tidak hanya menjadi daya tarik Wisata Baru, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama konservasi satwa global.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!