Perempat final Piala Dunia 2026 mempertemukan delapan negara terbaik memperebutkan empat tiket menuju semifinal. Menariknya, pembahasan sejumlah media internasional mulai mengerucut pada satu pandangan.
Prancis, Spanyol, Argentina, dan Inggris menjadi empat tim yang paling banyak dijagokan melangkah ke semifinal. Sementara Maroko, Belgia, Swiss, dan Norwegia diposisikan sebagai penantang yang berpotensi mengubah seluruh prediksi.
Pandangan ini menjadi topik utama dalam Podcast ITSMe di Studio Sentul, Bogor. Podcast ini menghadirkan pengamat sepak bola Ronny Pangemanan dan Sapto Haryo Rajasa, yang dipandu Gilang Respaty dan Yatna, mengulas berbagai sudut pandang serta dinamika menarik di babak perempat final menuju semifinal Piala Dunia 2026.
BACA JUGA
Peluang Juara Piala Dunia 2026: Prancis Kandidat Teratas, Argentina Ketiga
Rangnick vs Scaloni: Saat Gegenpressing Austria Menguji Kecerdasan Juara Dunia
Prancis vs Maroko: Statistik dan Rekor Berpihak kepada Les Bleus
Prancis menjadi tim yang paling banyak mendapat dukungan dari berbagai analis. Les Bleus dinilai memiliki komposisi skuad paling lengkap di antara delapan kontestan tersisa.
Kedalaman pemain, keseimbangan antara lini belakang dan lini depan, serta pengalaman tampil di laga-laga besar membuat Prancis dipandang sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mencapai semifinal, bahkan melangkah hingga partai final.
Maroko tetap memperoleh apresiasi berkat organisasi pertahanan yang disiplin dan efektivitas serangan balik, tetapi kualitas skuad Prancis dinilai masih lebih unggul.
Spanyol juga terus menuai pujian. Banyak media menilai La Roja sebagai salah satu tim dengan permainan paling konsisten sepanjang turnamen. Penguasaan bola yang dominan, organisasi permainan yang rapi, serta pertahanan yang solid menjadi modal utama saat menghadapi Belgia.
Di sisi lain, Belgia tetap memiliki pengalaman dan kualitas individu yang dapat mengubah jalannya pertandingan dalam satu momen, sehingga peluang kejutan masih terbuka.
Dari empat laga perempat final, duel Norwegia menghadapi Inggris justru disebut sebagai pertandingan paling seimbang. Inggris memang sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman di turnamen besar dan kedalaman skuad yang lebih merata.
Namun kemenangan Norwegia atas Brasil di babak 16 besar mengubah cara pandang banyak pengamat. Bersama ketajaman Erling Haaland, Norwegia kini dipandang bukan lagi sekadar kuda hitam, melainkan ancaman serius bagi tim-tim unggulan.
Sementara itu, Argentina tetap memperoleh kepercayaan besar saat menghadapi Swiss. Status sebagai juara bertahan, pengalaman bermain di fase gugur, serta kepemimpinan Lionel Messi membuat Albiceleste lebih banyak diprediksi lolos ke semifinal.
Swiss memang dikenal sebagai tim yang disiplin dan sulit ditembus, tetapi kualitas individu Argentina dinilai masih menjadi pembeda. Jika melihat kecenderungan pembahasan media internasional, skenario semifinal yang paling banyak diprediksi adalah Prancis menghadapi Spanyol serta Argentina bertemu Inggris.
Namun Piala Dunia selalu menghadirkan ruang bagi kejutan. Maroko pernah membuktikannya pada edisi 2022, sementara Norwegia telah menunjukkan kapasitasnya dengan menyingkirkan Brasil. Karena itu, babak perempat final kali ini diperkirakan menjadi ujian sesungguhnya bagi para favorit sekaligus peluang bagi lahirnya kejutan baru.










