ID EN

Swiss Fokus Lawan Argentina, Akanji Tak Gentar Hadapi Tantangan Besar

Kamis, 9 Juli 2026 | 08:00

Penulis: Arif S

Manuel Akanji
Bek Tim Nasional Swiss, Manuel Akanji.
Sumber: Antara/Arif Prada

Swiss tak punya banyak waktu untuk merayakan keberhasilan menyingkirkan Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Setelah memastikan tiket ke delapan besar lewat drama adu penalti, fokus tim asuhan Murat Yakin tertuju pada laga kontra Argentina di perempat final.

Bek andalan Swiss, Manuel Akanji, menyadari Argentina akan menjadi ujian terberat timnya sepanjang turnamen. Namun, ia menegaskan Swiss datang dengan rasa percaya diri dan siap memberikan perlawanan maksimal.

“Bermain melawan juara bertahan Argentina, saya pikir tidak ada tantangan yang lebih besar. Setiap babak berikutnya semakin sulit, tetapi saya pikir kami siap menghadapi tantangan itu,” ujar Akanji.

Swiss melaju ke perempat final setelah melewati pertandingan menguras tenaga melawan Kolombia. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sebelum Swiss memastikan kemenangan melalui adu penalti.

Meski timnya lolos, Akanji harus mengalami momen sulit. Bek Inter Milan itu gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti setelah mengubah keputusan pada detik-detik terakhir sebelum menendang bola.

“Saya mengubah keputusan di detik terakhir. Saya sebenarnya ingin menendang ke kiri atas. Saya sudah membayangkan bola itu masuk beberapa kali, tetapi seperti yang Anda tahu, hal seperti itu tidak berjalan dengan baik,” kata Akanji.

Menurutnya, kegagalan itu menjadi salah satu pengalaman paling berat dalam kariernya. Beruntung, rekan-rekan setimnya mampu menjaga ketenangan sehingga Swiss tetap keluar sebagai pemenang.

“Itu adalah penalti yang sulit bagi saya. Saya memberikan pujian kepada pemain lainnya karena mereka mampu melakukan tugas mereka dengan sangat baik,” kata Pemain berusia 31 tahun itu.

Menurut Akanji, keberhasilan dalam adu penalti tidak hanya ditentukan teknik menendang, tetapi juga kesiapan mental setiap pemain. Karena itu, Swiss telah melakukan persiapan khusus sebelum pertandingan jika duel harus ditentukan dari titik putih.

Kini, perhatian Swiss sepenuhnya tertuju pada duel melawan juara bertahan Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Meski mengakui kualitas lawan, Akanji menegaskan Swiss tidak akan mengubah pendekatan maupun kehilangan keyakinan.

“Kami percaya bisa menghadapi setiap lawan dan membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi mereka. Kami tahu pertandingan melawan Argentina akan sulit, tetapi kami akan memberikan yang terbaik,” kata Akanji.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!