Upaya Kemenpar Perkuat Daya Saing Belitung Sebagai Destinasi Unggulan
Selasa, 16 Juni 2026 | 12:21
Penulis: Arif S

Sumber: itsme/Pudila
Belitung terus memperkuat posisinya sebagai salah satu Destinasi Wisata unggulan Indonesia. Untuk memperluas daya tariknya di pasar internasional, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) menggelar Familiarization Trip (Famtrip).
Program yang telah berlangsung pada 31 Mei - 3 Juni 2026 menjadi bagian dari strategi memperkenalkan potensi Wisata Belitung secara langsung kepada para pelaku industri perjalanan dan pariwisata. Langkah tersebut sekaligus memanfaatkan momentum pembukaan Rute Penerbangan langsung Singapura-Belitung yang dioperasikan Scoot Airlines.
“Kami mengapresiasi langkah ASTINDO yang secara aktif mempromosikan Destinasi Indonesia melalui kegiatan Famtrip dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan," ujar Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, Senin.
BACA JUGA
Penerbangan Internasional ke Belitung Dibuka Lagi, Pariwisata Bangkit
Libur Sekolah 2027, Pengelola Destinasi Wisata Diminta Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan
Garap Pasar China, Promosi Wisata Indonesia Hasilkan Potensi Transaksi Rp109 Miliar
Menurut Made, kehadiran penerbangan langsung dari Singapura membuka peluang besar bagi Belitung untuk menarik lebih banyak Wisatawan Mancanegara. Aksesibilitas yang semakin baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing destinasi di tengah persaingan industri pariwisata global.
Famtrip mengajak sejumlah pelaku industri perjalanan dan pariwisata untuk melihat langsung berbagai potensi Belitung sebagai Destinasi Wisata sekaligus tujuan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).
Belitung menawarkan kombinasi daya tarik lengkap, mulai dari panorama pantai dan gugusan pulau ikonik, kekayaan budaya lokal, hingga ragam kuliner khas. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai fasilitas pendukung yang berpotensi menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan MICE berskala nasional maupun internasional.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta diajak mengeksplorasi sejumlah destinasi unggulan Belitung. Pengalaman tersebut diharapkan akan memperluas pemahaman pasar internasional terhadap potensi daerah dengan keindahan pantai granitnya.
Melalui Famtrip, Kemenpar berharap lahir berbagai paket wisata inovatif dan kompetitif untuk menarik minat Wisatawan Mancanegara berkunjung ke Belitung. Kehadiran beragam produk wisata dinilai penting untuk memperkuat posisi destinasi dalam menghadapi persaingan global.
Made mengatakan pembukaan rute langsung Scoot Airlines harus dimanfaatkan secara optimal seluruh pemangku kepentingan pariwisata.
Dengan semakin terbukanya akses menuju Belitung, peluang peningkatan Kunjungan Wisatawan asing akan semakin besar. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga berbagai sektor ekonomi pendukung lainnya.
Peningkatan jumlah wisatawan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, serta memperkuat ekonomi lokal melalui aktivitas pariwisata yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua DPP ASTINDO Pauline Suharno menilai kemudahan akses menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik dan daya saing sebuah destinasi di tengah dinamika industri pariwisata global.
“Konektivitas yang semakin baik akan memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi wisata dan MICE yang kompetitif di kawasan regional,” kata Pauline.
Melalui kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, ASTINDO, industri penerbangan, dan pelaku usaha, Belitung diharapkan mampu bersaing di tingkat global.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!