ID EN

PSSI Siapkan Turnamen Paralel Liga, Kalender Sepak Bola Bakal Padat

Kamis, 16 April 2026 | 15:00

Penulis: Arif S

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Arsip - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Sumber: PSSI

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana menggulirkan turnamen baru yang akan berjalan bersamaan dengan liga mulai musim 2026/2027. Saat ini nama dan format turnamen baru itu tengah dimatangkan PSSI.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai rapat Exco PSSI bersama I.League.

Rapat membahas arah pengembangan kompetisi nasional dari kasta tertinggi hingga usia dini, mulai dari Super League Indonesia, Championship, Liga Nusantara, hingga Liga 4.

Rapat tersebut juga menyoroti agenda besar musim 2026/2027, termasuk finalisasi regulasi yang dilakukan lebih awal. 

“Kami juga tengah mematangkan rencana menggulirkan kejuaraan yang akan berjalan bersamaan dengan liga," ujar Erick melalui unggahan akun resmi Instagramnya, Rabu.

Langkah ini dinilai strategis agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari klub, operator liga, hingga federasi memiliki perencanaan lebih matang dan terukur.

Tak kalah penting, sinkronisasi kalender kompetisi menjadi fokus utama. 

PSSI dan I.League berkomitmen menyelaraskan jadwal liga dengan agenda Tim Nasional Indonesia, program organisasi, serta berbagai event lokal dan internasional demi menciptakan manajemen sepak bola lebih profesional.

Di sisi teknis, implementasi Video Assistant Referee (VAR) di Super League dan Championship mulai menunjukkan dampak nyata. 

Kompetisi menjadi lebih kompetitif, dengan distribusi Hasil Pertandingan yang relatif seimbang ANTARA tuan rumah dan tim tamu.

Data menunjukkan, di Super League, kemenangan tuan rumah 44,86 persen, sementara tim tamu 30,45 persen dan Hasil Imbang 24,69 persen. 

Di Championship, tuan rumah mencatat 44,35 persen kemenangan, tim tandang 29,57 persen, dan hasil seri 26,09 persen.

“Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan kompetitivitas. Dari 20 persen pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30 persen. Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR," kata Direktur Utama I.League Ferry Paulus.

Tak berhenti di dalam negeri, ekspansi juga diarahkan ke panggung global. I.League tengah menjajaki kolaborasi strategis dengan sejumlah liga elite seperti Eredivisie, La Liga, J.League, hingga Bundesliga.

Selain itu, kerja sama dengan FIFA juga diperkuat, terutama dalam aspek manajemen suporter dan keamanan pertandingan.