Naik Kelas, KA Bangunkarta dan KA Singasari Gunakan Rangkaian Stainless Steel Modern
Kamis, 16 April 2026 | 15:39
Penulis: Arif S

Sumber: Antara
Perjalanan menggunakan Kereta Api di jalur Pulau Jawa bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga pengalaman yang terus berevolusi. PT Kereta Api Indonesia meningkatkan layanan KA Bangunkarta dan KA Singasari, dua rute klasik yang menghubungkan denyut kota dengan Budaya Jawa.
Mulai 15 April 2026, perjalanan relasi Pasarsenen-Jombang dan Pasarsenen-Blitar terasa berbeda. Rangkaian Stainless Steel New Generation meluncur di jalur ini, membawa nuansa modern, berpadu dengan ritme perjalanan jarak jauh.
Kabin lebih lega, kursi ergonomis, dan desain interior yang bersih menghadirkan kenyamanan sejak langkah pertama menaiki kereta.
BACA JUGA
Sensasi Baru Traveling Naik Kereta dengan Stainless Steel New Generation
Pelanggan Kereta Suite Class Compartment Meningkat di 2025, Ketika Perjalanan Menjadi Tujuan
Hampir 700 Ribu Wisatawan Mancanegara Naik Kereta Jarak Jauh di Indonesia Sepanjang 2025
Bagi banyak penumpang, Bangunkarta dan Singasari bukan sekadar moda transportasi. Keduanya menyimpan jejak sejarah panjang.
Bangunkarta berakar dari layanan KA Tebuireng sejak 1985, rute yang dahulu menghubungkan Jombang dan Jakarta.
Sementara Singasari melanjutkan tradisi perjalanan lintas Jawa yang telah berubah mengikuti zaman, namun tetap setia pada jalur Pasarsenen-Blitar.
Di tengah mobilitas yang semakin dinamis, pembaruan menjadi keniscayaan. Rangkaian baru ini digunakan pada perjalanan KA 161 dan 162 untuk Bangunkarta, serta KA 149 dan 150 untuk Singasari.
“KAI menjalankan program pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation dari PT INKA (Persero) hingga akhir 2026. Hingga saat ini, sebanyak 391 kereta telah terealisasi dan mulai digunakan untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan pelanggan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Pembaruan ini bukan tanpa alasan. Dalam tiga bulan pertama 2026, jumlah penumpang kedua layanan ini menunjukkan tren meningkat.
Bangunkarta melayani 108.711 pelanggan, naik dari 100.703 pada periode sama tahun lalu. Sementara Singasari mencatat 110.405 pelanggan, melonjak dari 97.008 pada Triwulan I 2025.
Pengalaman Perjalanan menjadi fokus utama. Kursi dirancang lebih ergonomis, ruang kaki lebih lega, serta atmosfer kabin modern menciptakan perjalanan panjang yang tidak lagi terasa melelahkan.
Setiap detail dirancang untuk menjawab kebutuhan penumpang masa kini—yang menginginkan kenyamanan tanpa mengorbankan efisiensi.
“Kami terus mendengarkan masukan pelanggan dan menjadikannya sebagai bagian dari evaluasi. Dari setiap perjalanan, kami memahami apa yang perlu ditingkatkan agar perjalanan berikutnya terasa lebih nyaman,” jelas Anne.
Peningkatan kualitas ini juga tercermin dalam Customer Satisfaction Index (CSI) KAI yang terus menanjak, dari 4,47 pada 2023 menjadi 4,52 di 2024, dan kembali naik ke 4,56 pada 2025.
Di luar angka dan teknologi, perjalanan kereta tetap menyimpan esensi yang sama.
“Setiap perjalanan membawa cerita. KAI ingin memastikan pelanggan merasakan perjalanan yang nyaman, aman, dan berkesan dari awal hingga tiba di tujuan,” tutup Anne.










