ID EN

Mascherano Mundur, Reuni Hoyos-Messi Bawa Harapan Baru di Inter Miami

Kamis, 16 April 2026 | 10:23

Penulis: Arif S

Kapten Inter Miami Lionel Messi
Kapten Inter Miami Lionel Messi.
Sumber: Antara/X/InterMiamiCF

Keputusan Javier Mascherano mundur dari kursi pelatih kepala Inter Miami membuka babak baru. Klub Major League Soccer (MLS) yang identik dengan Lionel Messi itu bergerak cepat menunjuk Guillermo Hoyos.

Mascherano mengumumkan pengunduran dirinya karena alasan pribadi pada Selasa malam WIB melalui situs resmi klub. Ia mengakhiri masa jabatannya yang justru diwarnai kesuksesan besar. 

Keputusan Mascherano itu hanya beberapa bulan setelah mengantarkan Inter Miami ke musim paling gemilang dalam Sejarah Klub.

“Saya memutuskan mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala Inter Miami," ujar Mascherano.

"Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada klub atas kepercayaan yang diberikan kepada saya, seluruh staf yang menjadi bagian dari organisasi atas kerja kolektif, terutama para pemain yang memungkinkan kami merasakan momen-momen tak terlupakan."

Kepergian Mascherano terasa kontras dengan pencapaiannya. Di musim pertamanya, pelatih berusia 41 tahun itu mengantarkan Inter Miami meraih dua trofi besar, termasuk gelar MLS Cup pertama klub serta titel juara Wilayah Timur. 

Di Bawah kendali Mascherano, Inter Miami tampil eksplosif dengan torehan 101 gol di semua kompetisi, termasuk 20 gol di fase playoff dari total 58 pertandingan.

Inter Miami juga mencetak sejarah dengan menjadi tim MLS pertama yang menembus fase gugur Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, sekaligus mencatat Kemenangan Bersejarah atas klub Eropa. Sebuah pencapaian yang belum pernah diraih klub Concacaf sebelumnya.

Di level regional, perjalanan mereka tak kalah impresif. Semifinal Concacaf Champions Cup dan final Leagues Cup menjadi bukti konsistensi di berbagai kompetisi. 

Managing Owner klub, Jorge Mas, menegaskan Mascherano akan selalu menjadi bagian penting dalam Sejarah Klub.

Guillermo Hoyos Jadi Pelatih Interim

Inter Miami menunjuk Guillermo Hoyos sebagai pelatih interim. Hoyos bukan nama asing bagi Lionel Messi. Ia adalah figur kunci dalam masa awal karier Messi di akademi Barcelona, La Masia.

“Dia banyak membantu sejak saya tiba di Barça. Dia selalu ada untuk saya. Dia mengajarkan banyak hal dan membantu saya mencapai posisi seperti sekarang,” ungkap Messi.

Kini, setelah lebih dari dua dekade hubungan dimulai, keduanya kembali dipertemukan di Miami.

Hoyos datang bukan hanya membawa nostalgia, tetapi juga pengalaman panjang melatih di berbagai negara, dari Yunani hingga Amerika Selatan. 

Sejak tahun lalu, ia menjabat sebagai direktur akademi dan olahraga Inter Miami sebelum kini naik ke kursi pelatih utama untuk sementara.

Performa Inter Miami musim ini belum stabil. Mereka tersingkir lebih awal di Concacaf Champions Cup dan hanya meraih dua Hasil Imbang beruntun di MLS. 

Bermain di kandang baru, Nu Stadium, belum sepenuhnya menjadi keuntungan, dengan tim kini tertahan di posisi tiga Wilayah Timur dan peringkat 10 klasemen keseluruhan liga.

Reuni Messi-Hoyos menjadi harapan baru, setidaknya hingga solusi permanen ditemukan.