ID EN

Indonesia Targetkan Final Piala Thomas 2026, Uber Fokus Lolos Fase Grup

Kamis, 16 April 2026 | 08:00

Penulis: Arif S

Pelepasan tim bulu tangkis Indonesia menuju Thomas & Uber Cup 2026
Pelepasan tim bulu tangkis Indonesia menuju Thomas & Uber Cup 2026.
Sumber: PBSI

Target tinggi diusung Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjelang Piala Thomas & Uber 2026. Ketua Umum Fadil Imran secara tegas membidik partai puncak di sektor putra.

Turnamen beregu paling bergengsi di dunia bulu tangkis itu akan berlangsung pada 24 April - 3 Mei di Horsens, Denmark. Atmosfer kompetisi dipastikan ketat, dengan kekuatan tradisional seperti China masih menjadi tolok ukur utama.

Dalam pernyataan resminya, Fadil tidak menutup mata terhadap peta kekuatan dunia yang masih menempatkan China di atas Indonesia. Namun, skuad Merah Putih tetap berpeluang membuat kejutan di lapangan.

"Target kita tentu kalau melihat hitungan dan peringkat yang dikeluarkan oleh BWF, kita di bawah China, mudah-mudahan di lapangan Anda tahu semua situasi di lapangan ini kan banyak faktor. Kita berharap bisa final untuk Thomas dan mudah-mudahan anak-anak bisa membawa kebanggaan buat kita semua," ujar Fadil.

Target tersebut bukan sekadar optimisme kosong. Indonesia memiliki tradisi kuat di Piala Thomas. Dengan komposisi pemain yang semakin matang, peluang menembus final terbuka lebar.

Sementara itu di sektor putri, PBSI memilih pendekatan lebih realistis. Tim Uber Indonesia ditargetkan lolos terlebih dahulu dari fase grup sebelum berbicara lebih jauh di fase gugur.

"Kemudian untuk Uber, yang satu grup dengan Kanada, Australia, dan China, Chinese Taipei, kita berharap bisa mengatasi Kanada dan Australia," kata Fadil.

Strategi ini mencerminkan kehati-hatian PBSI dalam membaca kekuatan lawan, sekaligus memberikan ruang bagi para pemain muda untuk berkembang tanpa tekanan berlebihan.

Fadil juga menekankan pentingnya mentalitas untuk bermain lepas. Menurutnya, atmosfer kejuaraan beregu seperti Piala Thomas & Uber sangat berbeda dibandingkan turnamen individual, sehingga kesiapan psikologis menjadi kunci.

Tim Indonesia dijadwalkan bertolak ke Denmark pada 16 April, dengan agenda adaptasi kondisi cuaca dan lapangan mulai 18 - 21 April. Persiapan ini dinilai krusial untuk meminimalkan kendala non-teknis saat pertandingan berlangsung.

Di babak penyisihan, tim Thomas Indonesia akan bersaing di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Secara kualitas, Indonesia diunggulkan untuk lolos, namun tetap dituntut menjaga konsistensi sejak laga pertama.

Sementara itu, tim Uber Indonesia tergabung di Grup C bersama Chinese Taipei, Kanada, dan Australia. Persaingan diprediksi ketat, terutama dalam perebutan posisi dua besar untuk melaju ke fase gugur.

Dengan target final yang sudah dicanangkan, perjalanan Indonesia di Piala Thomas & Uber 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya.

Bukan hanya soal teknik, tetapi juga mental, strategi, dan kemampuan menghadapi momen krusial di panggung dunia.