ID EN

Jelang Final FIFA Series 2026, Dimitrov Soroti Perkembangan Timnas Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 | 15:22

Penulis: Respaty Gilang

Pelatih timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov
Pelatih timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov (kiri).
Sumber: AntaraNews

Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, menyebut laga menghadapi Timnas Indonesia pada final FIFA Series 2026 sebagai momen yang penuh makna.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 30 Maret 2026, malam pukul 20.00 WIB.

"Bagi saya, pertandingan melawan Indonesia sangat spesial, karena seperti yang anda tahu, saya pernah bermain di sini dan juga menjadi asisten pelatih Tim Nasional Indonesia. Saya memiliki banyak kenangan indah, jadi laga ini sangat berarti bagi saya," kata Dimitrov kepada media di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2026.

Dimitrov bukan sosok asing bagi Sepak Bola Indonesia. Ia pernah menghabiskan tiga tahun kariernya sebagai pemain di Tanah Air dengan memperkuat beberapa klub besar seperti Persija Jakarta, Persegres Gresik United, Persipura Jayapura.

Setelah gantung sepatu, Dimitrov juga melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih. Ia sempat menjadi asisten pelatih di Persipura serta di timnas Indonesia saat era Ivan Kolev dan Benny Dollo.

Duel Dua Tim Produktif

Pertemuan Indonesia dan Bulgaria di partai puncak FIFA Series 2026 terjadi setelah kedua tim tampil impresif di laga sebelumnya.

Indonesia sukses menang telak 4-0 atas St Kitts dan Nevis, sementara Bulgaria menunjukkan superioritas dengan kemenangan besar 10-2 atas Kepulauan Solomon.

Secara peringkat FIFA, Bulgaria memang lebih unggul dengan posisi ke-86 dunia, sedangkan Indonesia berada di peringkat ke-121. Meski begitu, Dimitrov tetap menaruh respek tinggi kepada skuad Garuda.

Menurut Dimitrov, sepak bola selalu penuh kejutan sehingga ia menolak meremehkan Indonesia. Ia bahkan menilai ada perkembangan signifikan sejak ditangani pelatih baru.

"Ini adalah pertandingan kedua bagi John Herdman. Saya melihat banyak hal positif dalam permainan Indonesia dibandingkan laga sebelumnya melawan Irak dan Arab Saudi," kata Dimitrov.

Kehadiran John Herdman dinilai membawa energi baru bagi Indonesia, terutama dalam organisasi permainan dan transisi.

Dengan latar emosional dan kualitas kedua tim, laga final ini diprediksi berlangsung sengit sekaligus menarik untuk disaksikan.