ID EN

Shinar Zahra Sapu Bersih Dua Gelar di Deddy Tedjamukti Championship 2025

Senin, 13 Oktober 2025 | 09:14

Penulis: Respaty Gilang

Shinar Zahra
Aksi Shinar Zahra yang berhasil menyabet dua gelar di ajang Deddy Tedjamukti International Junior Championships 2025.
Sumber: Antaranews

Langkah petenis muda Indonesia, Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro, benar-benar sulit terbendung. Petenis berusia muda yang kini jadi sorotan dunia tenis nasional itu sukses menyabet dua gelar juara sekaligus di ajang Deddy Tedjamukti International Junior Championships 2025 yang digelar di lapangan The Sultan Hotel & Residence, Jakarta.

Sebagai unggulan pertama, Shinar tampil percaya diri dan solid sejak awal turnamen. Di babak final nomor tunggal putri, ia menaklukkan rekan senegaranya, Daniella Clara Suryapranata, dalam duel dua set langsung yang cukup ketat dengan skor **6-4, 6-4**, Minggu, 12 Oktober 2025.

“Ini pertemuan paling seru lawan Clara. Kami sama-sama bisa bermain lepas dan mengeluarkan seluruh kemampuan,” ujar Shinar dalam keterangan resminya.

Kemenangan ini bukan hanya soal trofi, tapi juga menegaskan posisi Shinar sebagai salah satu bakat muda paling potensial di tenis Indonesia. Ia menunjukkan ketenangan di bawah tekanan dan kemampuan membaca permainan lawan yang matang untuk ukuran pemain seusianya.

Dua Gelar dalam Dua Hari: Dominasi Total Shinar di Jakarta

Tak berhenti di nomor tunggal, sehari sebelumnya Shinar juga menorehkan prestasi di nomor ganda putri. Ia berduet dengan petenis asal Malaysia, Daania Daniella Hazli, dan berhasil mengamankan gelar setelah melalui pertarungan sengit melawan pasangan Gwen Emily Kurniawan (Indonesia) dan Pimlaphat Lim (Thailand).

Laga yang berlangsung ketat itu akhirnya dimenangkan Shinar dan Daania lewat super tie-break dengan skor 6-7(4), 6-4, 10-8. Kemenangan tersebut menjadi bukti kekompakan lintas negara antara dua pemain muda yang punya ambisi besar di level internasional.

Perjuangan Petenis Putra Indonesia Belum Berakhir

Di sektor tunggal putra, hasil berbeda diraih M. Alfaradu Sumirat. Ia harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan petenis Korea Selatan, Geonhyung Kim, dalam laga tiga set yang cukup dramatis — 0-6, 7-5, 0-6.

Meski belum berhasil membawa pulang gelar, performa Alfa tetap patut diapresiasi. Ini menjadi final ketiganya tahun ini di ajang ITF World Tennis Tour Juniors, dan pengalaman seperti ini jelas menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh di turnamen berikutnya.

Tuan rumah Indonesia sendiri menutup turnamen dengan manis berkat gelar dari nomor ganda putra. Pasangan Rafalentino Ali Da Costa/Mouressi Muqorib tampil dominan saat menundukkan duet Brandon Duan (Amerika Serikat) dan Heran Zhang (China) dengan skor 6-3, 6-1 pada laga pamungkas, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Ajang Bergengsi Sekaligus Ajang Kenangan

Turnamen ITF J30 Jakarta yang digelar oleh Sportama Tennis Institute menjadi seri terakhir dari tujuh turnamen junior internasional yang berlangsung di Indonesia sepanjang tahun ini. Selain menjadi panggung bagi bibit-bibit muda, ajang ini juga punya nilai emosional tersendiri.

Sejak 2024, turnamen ini resmi digelar untuk mengenang mendiang Deddy Tedjamukti, pelatih nasional tenis Indonesia yang dikenal berperan besar dalam pembinaan atlet muda sebelum wafat karena kanker.

Tahun ini, penyelenggaraan turnamen turut disertai kegiatan sosial bersama Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI). Para peserta dan pengunjung diajak ikut dalam sesi Coaching Clinic bersama deretan mantan petenis nasional seperti Angelique Widjaja, Sandy dan Beatrice Gumulya, serta Lavinia Tananta.

Lebih dari sekadar kompetisi, Deddy Tedjamukti International Junior Championships menjadi wadah pembinaan, persahabatan, dan inspirasi bagi generasi baru tenis Indonesia terutama mereka yang bermimpi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.