ID EN

Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Imbas Kericuhan Suporter

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:54

Penulis: Respaty Gilang

Persib menang 1-0 atas Ratchaburi FC
Persib menang 1-0 atas Ratchaburi FC namun gagal melangkah ke perempat final karena kalah agregat 1-3.
Sumber: Antara Foto/Novrian Arbi

Manajemen Persib Bandung mengambil langkah tegas menyusul kericuhan yang terjadi saat laga melawan Ratchaburi FC pada Rabu, 18 Februari 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Sebagai bentuk evaluasi, tribun selatan resmi ditutup sementara.

Keputusan tersebut disampaikan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan. Penutupan mulai diberlakukan saat Persib menjamu Persita Tangerang pada Minggu (22/2), dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan.

“Agar kejadian serupa tidak terulang, kami memutuskan untuk menutup sementara tribun selatan serta VIP barat selatan (VBS) sektor D dan E,” kata Adhitia dalam keterangan yang diterima di Bandung, Minggu, 22 Februari 2026.

Langkah ini diambil setelah sejumlah insiden terjadi di laga sebelumnya. Beberapa oknum suporter dilaporkan melakukan pemanjatan pagar pembatas, pelemparan benda ke area lapangan, penyalaan petasan, hingga aksi masuk ke dalam lapangan.

Menurut Adhitia, pertandingan tersebut memang berlangsung dalam atmosfer penuh emosi. Kompetisi internasional menghadirkan ekspektasi tinggi dari seluruh elemen pendukung, namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Sepak Bola seharusnya tetap menjadi ruang dukungan yang positif, aman, dan membanggakan bagi semua pihak,” kata Adhitia.

Ia menegaskan bahwa semangat bobotoh selama ini menjadi energi besar bagi Persib. Karena itu, manajemen mengajak seluruh suporter untuk menunjukkan dukungan secara dewasa dan bertanggung jawab demi menjaga marwah klub.

Selain penutupan tribun, manajemen juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan pertandingan di GBLA.

“Di saat yang sama, kami juga melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan,” kata dia.

Langkah ini diharapkan menjadi momentum perbaikan agar pertandingan Persib ke depan tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif, tanpa mengurangi atmosfer dukungan khas bobotoh di Stadion GBLA.