Acapulco Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FootGolf 2026, Momen Kebangkitan Pariwisata Meksiko
Selasa, 3 Februari 2026 | 11:30
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Acapulco kembali menempatkan dirinya di peta olahraga dunia. Kota pesisir legendaris Meksiko itu resmi terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia FootGolf 2026, yang akan berlangsung pada 27 Mei - 7 Juni 2026 dan diikuti sekitar **900 pemain dari 60 negara.
Ajang ini bukan sekadar turnamen. Bagi Acapulco, Piala Dunia FootGolf menjadi panggung global sekaligus simbol kebangkitan pariwisata dan ekonomi lokal setelah melewati periode penuh tantangan.
Sementara bagi FootGolf, kejuaraan ini menegaskan statusnya sebagai olahraga global dengan struktur kompetisi yang semakin mapan.
BACA JUGA
Footgolf Menemukan Rumah Baru di Nebraska Setelah Satu Dekade Berkembang
Pensiun dari Sepak Bola, Eks Pemain Liverpool Ini Tembus Jajaran Elite Footgolf Prancis!
Indonesia Open Footgolf Tournament 2025 Pertemukan Atlet Indonesia dan Malaysia di Palm Hill Golf Sentul
Dampak Ekonomi yang Signifikan
Kementerian Pariwisata Meksiko memproyeksikan Piala Dunia FootGolf 2026 akan menghasilkan total belanja sebesar 7,7 juta dolar AS (sekitar 145 juta peso).
Dari jumlah tersebut, 7,2 juta dolar AS (135 juta peso) diperkirakan langsung mengalir ke Acapulco.
Sekitar 1.500 wisatawan internasional diprediksi hadir dengan rata-rata masa tinggal 11 malam, menciptakan lebih dari 8.000 malam kamar hotel dengan tingkat hunian ganda.
Angka-angka ini menegaskan posisi sport tourism sebagai motor pemulihan ekonomi kota.
Dari Tapalpa ke Panggung Dunia
FootGolf pertama kali dimainkan di Tapalpa, Jalisco, dua dekade lalu. Sejak itu, olahraga yang menggabungkan teknik sepak bola dan presisi golf ini berkembang pesat, memiliki federasi internasional dan kalender kompetisi global.
Bagi Meksiko, menjadi tuan rumah Piala Dunia memiliki makna historis sekaligus strategis. Turnamen ini merupakan bagian dari Strategi Nasional Pariwisata Olahraga, yang menargetkan lebih dari 100 event olahraga pada 2025 dan melampaui 200 event pada 2026.
Marte Luis Molina Orozco, Direktur Jenderal Manajemen Sosial Destinasi, yang mewakili Menteri Pariwisata Meksiko Josefina Rodríguez Zamora, menekankan peran turnamen ini dalam kebangkitan Acapulco.
“Piala Dunia ini tidak hanya akan menarik wisatawan, tetapi juga mendemokratisasi olahraga, membuka ruang bagi komunitas, inklusi, dan pengalaman baru,” ujarnya dikutip dari isportconnect.
Mendorong Inklusivitas dan Peran Perempuan
Direktur Jenderal Federasi FootGolf Meksiko sekaligus penyelenggara kejuaraan, Fernando Name Guzzy, menyoroti karakter FootGolf yang terbuka untuk semua kalangan, termasuk meningkatnya peran atlet perempuan.
“FootGolf menciptakan peluang bagi semua orang, dan pada edisi ini kami juga berkomitmen memperkuat kategori perempuan, yang menonjol karena teknik dan bakatnya,” katanya.
Piala Dunia FootGolf 2026 akan mempertandingkan kategori Putra, Putri, Senior, dan Senior+, mempertegas daya tarik luas olahraga ini lintas usia dan gender.
Pengakuan Dunia untuk Acapulco
Federasi FootGolf Internasional (FIFG) melalui presidennya, Aleksander Kravanja, memberikan apresiasi tinggi kepada Meksiko yang berhasil memenangkan bidding melawan negara pesaing seperti Uni Emirat Arab dan Swedia.
Ia menilai standar organisasi dan kesiapan infrastruktur menjadi faktor kunci terpilihnya Acapulco sebagai tuan rumah, sekaligus memperkuat citra internasional kota tersebut sebagai destinasi kelas dunia.
Infrastruktur Siap, Pariwisata Bangkit
Wakil Sekretaris Promosi Pariwisata Negara Bagian Guerrero, Emilio Vásquez Villanueva, memastikan Acapulco siap menyambut lonjakan pengunjung dengan 16.000 kamar hotel yang tersedia.
Ia juga menyinggung periode liburan terbaru yang menghasilkan dampak ekonomi 11 miliar peso (sekitar 587,6 juta dolar AS) sebagai bukti kemampuan Acapulco menggelar event internasional berskala besar.
Simbol Kebangkitan Acapulco
Bagi Acapulco, Piala Dunia FootGolf 2026 lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Ajang ini menjadi simbol pemulihan reputasi internasional, menggabungkan olahraga, pariwisata, dan hospitalitas dalam satu panggung global.
Dengan ribuan atlet dan penggemar dari seluruh dunia, Acapulco bersiap menulis ulang narasinya. Bukan hanya sebagai destinasi wisata klasik, tetapi sebagai hub sport tourism internasional yang relevan dan berkelanjutan.***










