Kampung Kayutangan, Magnet Wisata Kota Malang Bantu Capai Target 3,4 Juta Kunjungan
Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:48
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Vicki Febrianto
Di tengah denyut Kota Malang yang sejuk dan sarat sejarah, sebuah kawasan kecil justru menjadi jantung pergerakan wisata, Kampung Kayutangan. Perpaduan arsitektur kolonial Belanda dengan nuansa lokal khas Malang, menjadi destinasi populer untuk merasakan suasana tempo dulu.
Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Jawa Timur, menargetkan Kunjungan Wisatawan pada 2026 mencapai 3,4 juta orang. Angka ini sama dengan realisasi kunjungan wisatawan periode 2025, melebihi target 3,3 juta orang.
"Pada 2026 kami menetapkan target 3,4 juta orang," ujar Kepala Disporapar Kota Malang Baihaki di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.
BACA JUGA
Libur Lebaran, Candi Borobudur Targetkan 83 Ribu Wisatawan dalam Sembilan Hari
Tinjau Benteng Marlborough, Fadli Zon Dorong Penguatan Ekosistem Pariwisata Sejarah Bengkulu
Keraton Sumedang Larang, Hidden Gem Wisata Budaya Sunda di Jawa Barat
Capaian kunjungan wisatawan ke Kota Malang pada 2025 mencapai 103 persen dari target. Penetapan target tahun 2026 merupakan cerminan dari tren yang sudah terjadi.
Sebagian besar pengunjung adalah wistawan domestic sebanyak 3,3 juta orang. Sedangkan, jumlah Wisatawan Mancanegara 78.298 orang.
Di antara beragam tujuan, satu nama muncul sebagai primadona. Destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Kampung Kayutangan. Bahkan, selama liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 5 ribu-6 ribu orang per hari.
"Itu sangat berkontribusi terhadap kunjungan wisata, di samping Destinasi Wisata Hawai dan Kampung Warna Warni yang juga bagus," katanya.
Meski target meningkat, dinas terkait tak melakukan pengembangan maupun penambahan destinasi wisata baru. Fokusnya justru pada aspek perawatan dan kualitas.
Pendekatan ini disertai dorongan kepada pelaku industri wisata untuk menjaga standar layanan.
"Karena wisatawan harus memiliki kesan yang menyenangkan sehingga bisa kembali ke Kota Malang," pungkasnya.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!