ID EN

Libur Lebaran, Candi Borobudur Targetkan 83 Ribu Wisatawan dalam Sembilan Hari

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:10

Penulis: Arif S

Candi Borobudur
Pengunjung Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Sumber: Antara/Heru Suyitno.

Perjalanan Wisata kerap menjadi bagian tak terpisahkan dari momen libur Lebaran. Tahun ini, salah satu destinasi yang diperkirakan dipadati pengunjung adalah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Pengelola menargetkan sekitar 83.000 wisatawan mengunjungi situs warisan dunia tersebut selama sembilan hari libur Lebaran 2026. 

Target ini mencerminkan optimisme terhadap meningkatnya minat wisata masyarakat untuk menjelajahi destinasi budaya yang menjadi ikon pariwisata Indonesia.

Direktur Operasi Taman Wisata Borobudur, Supriadi Jufri, mengatakan target tersebut meningkat sekitar lima persen dibandingkan jumlah kunjungan pada periode sama tahun lalu.

Wisata Budaya yang Kembali Ramai

Borobudur bukan sekadar monumen kuno. Kompleks candi Buddha terbesar di dunia ini telah lama menjadi magnet bagi Wisatawan Domestik maupun mancanegara yang ingin merasakan perpaduan antara sejarah, spiritualitas, dan lanskap alam Jawa.

Menurut Supriadi, peningkatan target kunjungan dipengaruhi beberapa faktor, termasuk membaiknya fasilitas wisata dan meningkatnya minat masyarakat untuk bepergian selama masa liburan.

“Peningkatan jumlah pengunjung tersebut seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk berwisata serta membaiknya berbagai fasilitas penunjang di Destinasi Wisata Borobudur,” ujarnya.

Persiapan Menyambut Lonjakan Pengunjung

Mengantisipasi lonjakan wisatawan, pengelola destinasi telah menyiapkan berbagai langkah operasional, termasuk pengaturan arus kendaraan dan penataan area parkir.

Salah satu fokus utamanya adalah memastikan ketersediaan ruang parkir bagi bus pariwisata maupun kendaraan pribadi yang datang dari berbagai kota di Pulau Jawa.

Menurut Supriadi, area parkir di kawasan Kujon masih mampu menampung kendaraan wisatawan selama periode liburan.

"Diperkirakan masih cukup memadai untuk menampung kebutuhan parkir selama masa liburan. Meskipun demikian, pengelola tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan untuk memastikan kapasitas parkir tetap mencukupi apabila terjadi peningkatan jumlah pengunjung," katanya.

Langkah pemantauan ini penting untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus memastikan mobilitas di sekitar kawasan wisata tetap lancar.

Dampak Sigbifikan untuk Ekonomi Lokal

Setiap musim libur panjang, meningkatnya jumlah wisatawan ke Borobudur membawa dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat sekitar.

Hotel, homestay, restoran, pedagang suvenir, hingga pemandu wisata lokal ikut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi ketika wisatawan memadati kawasan tersebut.

Dengan berbagai persiapan, pengelola berharap momentum libur Lebaran tahun ini tidak hanya menghadirkan Pengalaman Perjalanan menyenangkan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan Borobudur.