ID EN

'Comeback' Berkelas Sassuolo, Jay Idzes Tampil Solid di Jantung Pertahanan

Minggu, 7 Desember 2025 | 09:43

Penulis: Respaty Gilang

Sassuolo
Tarik Muharemovic (depan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua Sassuolo.
Sumber: Antaranews

Pada pekan ke-14 Serie A 2025/26, di Mapei Stadium, Sabtu, 6 Desember 2025, malam WIB, Sassuolo menunjukkan mental baja mereka. Setelah sempat tertinggal, tim berjuluk Neroverdi itu balik menyerang dengan tajam dan menutup laga dengan kemenangan 3-1 atas Fiorentina.

Fiorentina sempat membuka keunggulan lebih dulu via penalti, kiper Sassuolo Arijanet Muric salah antisipasi saat mencoba meninju bola dan justru mengenai wajah Fabiano Parisi. Rolando Mandragora yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Muric dan membawa Fiorentina unggul 1-0.

Namun, Sassuolo tak butuh waktu lama untuk merespons. Hanya beberapa menit setelah gol Mandragora, gelandang muda Cristian Volpato melepaskan tembakan keras dari sisi kanan yang gagal dijangkau penjaga gawang Fiorentina, skor berubah 1-1. 

Bangkit dengan percaya diri, tuan rumah terus menekan. Tepat di akhir babak pertama, bek tengah Tarik Muharemovic memanfaatkan crossing dari Armand Laurienté untuk sundulan sempurna yang membawa Sassuolo unggul 2-1 jelang turun minum.

Memasuki babak kedua, Sassuolo tak mengendur. Pada menit ke-65, setelah manuver gesit dari Volpato, Ismaël Koné menusuk kotak penalti dan melepas tembakan tak terjangkau kiper Fiorentina, memperlebar keunggulan menjadi 3-1, gol yang akhirnya memastikan tiga poin bagi tuan rumah. 

Hasil ini membawa Sassuolo ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Sementara Fiorentina makin terbenam di dasar klasemen, masih terpaku di 6 poin dari 14 laga. ---

Peran Solid di Jantung Pertahanan 

Penampilan Sassuolo kali ini makin menarik berkat performa kunci bek andalan mereka, Jay Idzes. Bek asal Indonesia itu dimainkan penuh 90 menit, dan menjadi pondasi di lini belakang Neroverdi. 

Idzes tercatat mencatat 7 sapuan penting dan memenangkan 5 duel udara serta perebutan bola darat melawan pemain Fiorentina, menurut data dari Fotmob. 

Musim ini menjadi penampilan ke-13 Idzes bersama Sassuolo di Serie A, bukti adaptasinya yang semakin matang walau kompetisi di level elite. 

Dengan kontribusi defensif seperti itu, Idzes membantu menstabilkan lini belakang Sassuolo di laga yang berjalan sengit, sebuah momen penting bagi fans Indonesia yang mengikuti kiprah sang pemain di Eropa.

Kemenangan ini bukan sekadar angka 3-1. bagi Sassuolo, ini soal mentalitas dan momentum. Setelah tertinggal cepat, mereka mampu menenangkan permainan, membangun dari bawah, dan memanfaatkan peluang dengan efisien.

Menurut catatan pertandingan, meski Fiorentina sempat mendominasi penguasaan bola, efektivitas serangan dan efisiensi penyelesaian akhir justru milik Sassuolo. 

Hal ini menunjukkan bahwa dengan disiplin, transisi cepat, dan fokus pertahanan termasuk performa solid di belakang tim dengan kualitas “mid-table” bisa mengalahkan tim lemah secara dramatis.

Bagi supporter muda yang doyan taktik, ini jadi bukti, kadang penguasaan bola bukan segalanya. Kesabaran, transisi tepat waktu, dan kompak tim bisa lebih menentukan laga.