ID EN

Jay Idzes Mendapat Nilai Tinggi dari Media Italia Usai Lakukan Aksi Heroik

Minggu, 1 Februari 2026 | 10:48

Penulis: Respaty Gilang

Jay Idzes
Jay Idzes (kanan) mengontrol bola saat bermain untuk Sassuolo.
Sumber: Antaranews

Jay Idzes kembali menunjukkan perannya sebagai figur krusial di lini belakang Sassuolo. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak apresiasi usai tampil solid dan menjadi salah satu kunci kemenangan Sassuolo atas Pisa pada pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026.

Bertandang ke Stadio Romeo Anconetani, Sabtu, 31 Januari 2026, Sassuolo sukses membawa pulang tiga poin usai menaklukkan Pisa dengan skor 3-1. Jay Idzes dipercaya tampil sejak menit awal dan mengawal lini pertahanan sepanjang 90 menit laga.

Sassuolo membuka keunggulan lewat Domenico Berardi, sebelum memperbesar jarak melalui Ismael Kone. Pisa sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Michael Aebischer, namun gol bunuh diri Caracciolo memastikan kemenangan tim tamu.

Meski nama Berardi dan Kone tercatat di papan skor, kontribusi Jay Idzes tak kalah penting dalam menjaga hasil positif Sassuolo. Sepanjang pertandingan, bek berusia 24 tahun itu mencatatkan enam kali sapuan bersih yang mematahkan berbagai upaya serangan Pisa.

Salah satu momen krusial terjadi saat Sassuolo unggul 2-1. Jay Idzes melakukan sliding tackle tepat waktu untuk menghalau tembakan Matteo Tramoni yang sudah meluncur ke arah garis gawang. Aksi tersebut menjadi penyelamatan vital yang mencegah Pisa menyamakan skor.

Jika bola melewati garis, jalannya pertandingan berpotensi berubah drastis. Namun ketenangan dan ketepatan Idzes menjaga momentum tetap berada di pihak Sassuolo.

Performa impresif itu berbuah penilaian tinggi dari Media Italia, Tutto Sassuolo. Jay Idzes diganjar nilai tujuh, menjadi rating tertinggi kedua di skuad Neroverdi pada laga tersebut.

Tak lama setelah penyelamatan krusial Idzes, Sassuolo justru mampu memperlebar keunggulan. Gol Ismael Kone yang tercipta tujuh menit kemudian semakin menegaskan dominasi tim asuhan Fabio Grosso.

Sassuolo pun berhasil mengontrol tempo permainan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membawa Neroverdi naik ke peringkat ke-11 Klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 29 poin dari 23 pertandingan.

Di sisi lain, Pisa semakin terpuruk di dasar klasemen. Mereka baru mengumpulkan 14 poin dan harus segera berbenah jika ingin keluar dari ancaman degradasi.