ID EN

Lionel Messi Ungkap Kondisi Fisik dan Peluang Bela Argentina di Piala Dunia 2026

Sabtu, 6 Desember 2025 | 08:00

Penulis: Arif S

Lionel Messi
Mampukah Lionel Messi menembus 1.000 gol?
Sumber: Wikimedia

Piala Dunia 2026 diprediksi akan kehilangan sebagian kilau magisnya jika Lionel Messi tidak tampil bersama timnas Argentina. Sang megabintang yang kini berusia 38 tahun, masih membuka peluang untuk bermain di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

"Saya berharap bisa berada di sana (Piala Dunia 2026). Sebelumnya saya sudah bilang, saya sangat ingin ikut. Paling tidak, kalau tidak bermain, saya akan menonton langsung di stadion. Piala Dunia itu spesial bagi semua orang, bagi setiap negara apalagi bagi kami, karena kami menjalaninya dengan cara yang benar-benar berbeda," ujar Messi, dikutip dari ESPN, Kamis 4 Desember 2025.

Pernyataan itu langsung memantik antusiasme sekaligus kecemasan. Tanpa Messi, Piala Dunia berpotensi kehilangan figur paling ikonik dekade ini. Sosok yang mengubah ritme permainan, atmosfer stadion, hingga narasi global setiap kali menyentuh bola.

Dalam wawancara yang sama, Messi memastikan tidak akan terlibat dalam Finalissima melawan Spanyol. Duel ini berpotensi mempertemukannya dengan wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. 

Keputusan itu semakin memunculkan pertanyaan besar tentang seberapa lama sang maestro akan bertahan di level tertinggi.

Pemenang delapan Ballon d’Or itu sebelumnya menjadi pusat dari semua cerita Piala Dunia 2022 di Qatar. 

Performa magisnya mengantarkan Argentina menjadi juara turnamen. Gelar itu melengkapi koleksi trofinya dan mengokohkan status sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.

Saat ini Messi membela Inter Miami, finalis MLS Cup 2025. Ia mengakui jadwal MLS yang baru kembali bergulir pada musim semi 2026, setelah jeda musim dingin panjang, berpotensi mengganggu ritme fisiknya menjelang turnamen dunia.

Meski begitu, sinyal pensiun dari timnas tidak pernah benar-benar muncul. Messi justru menegaskan komunikasi dengan pelatih Lionel Scaloni tetap intens. 

"Kami sudah sering membicarakannya. Dia (Scaloni) sangat memahami situasi saya, dan kami sudah diskusi berkali-kali. Dia selalu bilang ingin saya ada di sana, dalam peran apa pun. Kami punya hubungan saling percaya yang sangat besar, jadi kami bisa bicara apa saja," ungkapnya.

Hubungan emosional dan taktis antara Messi dan Scaloni membuat peluang tampilnya sang kapten Albiceleste tetap terbuka. 

Kehadirannya di Piala Dunia 2026 bukan hanya akan menjadi hadiah bagi penggemar Argentina, tetapi juga dunia sepak bola yang sudah terbiasa melihat sang maestro mengubah pertandingan menjadi panggung seni.

Tanpa Messi, turnamen terbesar di planet ini dipastikan terasa lebih hambar. Dengan Messi, Piala Dunia kembali punya pusat gravitasi, semuanya menjadi lebih hidup.***