ID EN

Lionel Messi Tak Ingin Jadi Beban Argentina di Piala Dunia 2026, Pilih Evaluasi Kondisi Fisik

Jumat, 2 Januari 2026 | 16:00

Penulis: Arif S

Kapten Inter Miami, Lionel Messi
Dokumentasi - Kapten Inter Miami, Lionel Messi merayakan gelar juara MLS Cup 2025.
Sumber: Antara/MLS

Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian dalam perjalanan Argentina menuju Piala Dunia 2026. La Albiceleste memastikan diri lolos sebagai pemuncak klasemen kualifikasi zona Amerika Selatan. Nama Messi tetap terukir sebagai salah satu motor utama di balik keberhasilan itu.

Messi mencetak delapan gol sepanjang fase kualifikasi dan membantu Argentina menjaga konsistensi permainan hingga sukses mengamankan tiket ke turnamen di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

Namun di balik kontribusi besar itu, sang kapten memilih mengambil sikap tak biasa bagi seorang superstar. Ia tak ingin memaksakan diri jika kehadirannya justru berpotensi menjadi beban bagi tim.

Dalam wawancara dengan media Spanyol SPORT pada November 2025, Messi mengakui betapa istimewanya Piala Dunia, terlebih setelah membantu Argentina juara di Qatar 2022.

“Ya, tentu saja. Ini Piala Dunia yang sangat istimewa. Bermain bersama tim nasional di ajang resmi utama selalu berarti besar, apalagi mengingat betapa pentingnya Piala Dunia — terlebih setelah kami berhasil memenangkannya,” ujar Messi, dilansir dari Goal.com.

Namun, pemain berusia 38 tahun itu menegaskan faktor fisik akan menjadi penentu utama, bukan romantisme semata.

Ia memilih menilai kondisinya secara bertahap menjelang Juni 2026 dan tidak ingin memberikan janji pasti soal keikutsertaan.

Selain itu, lanjutnya, ritme kompetisi Major League Soccer (MLS) bersama Inter Miami memberi tantangan berbeda dibandingkan kalender Sepak Bola Eropa.

“Kami akan menjalani pramusim dengan beberapa pertandingan menjelang Piala Dunia, dan kita akan melihat bagaimana perkembangannya dari hari ke hari untuk melihat kebugaran saya untuk berada di level yang saya inginkan dan mampu berpartisipasi,” kata Messi.

Di usia 38 tahun, Messi sudah memberi Argentina segalanya, termasuk gelar yang dinanti puluhan tahun. Kini, ia tak lagi mengejar sejarah baru, melainkan kejujuran pada diri sendiri.

Ia hanya akan kembali ke panggung terbesar dunia jika benar-benar yakin masih bisa membantu, bukan sekadar hadir sebagai simbol.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!