Surga Dekat Jakarta, Ini Alasan Pulau Tidung Selalu Jadi Pilihan Liburan Kilat
Kamis, 4 Desember 2025 | 15:35
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Laily Rahmawaty/am.
Hanya berjarak beberapa jam dari Jakarta, Pulau Tidung menjadi destinasi selalu memikat siapa pun yang mendambakan pelarian singkat. Di gugusan Kepulauan Seribu, Pulau Tidung menawarkan ruang bernapas. Pasir putih lembut, angin laut tenang, dan pemandangan tropis yang eksotis.
Keindahan itu yang menjadikan kawasan ini salah satu destinasi paling populer untuk liburan singkat, baik bersama keluarga, pasangan, maupun teman.
Jejak Sejarah dari Kalimantan Utara ke Kepulauan Seribu
BACA JUGA
Pesona Laut Kepulauan Seribu Tarik Ribuan Wisatawan Saat Libur Isra Mikraj
Kunjungan Wisatawan ke Kepulauan Seribu Turun di 2025, Alam Tropisnya Tetap Jadi Magnet Jakarta
Transformasi Kepulauan Seribu: Fokus pada Wisata Berkualitas, Bukan Sekadar Jumlah Wisatawan
Di balik suasananya yang santai, Pulau Tidung menyimpan sejarah panjang. Konon, nama ‘Tidung’ berasal dari kisah seorang pangeran dari Suku Tidung di Kalimantan Utara. Ia dikisahkan melarikan diri dari konflik di daerah asalnya dan menetap di pulau ini.
Legenda itu kini menjadi bagian dari identitas pulau sekaligus daya tarik wisata sejarahnya.
Daya Tarik Utama: Laut Bening hingga Jembatan Ikonik
Pulau Tidung seperti rangkuman kecil dari kekayaan bahari Kepulauan Seribu. Perairannya tenang, pasirnya putih, dan terumbu karangnya masih alami.
Ikon wisata utamanya adalah Jembatan Cinta, jembatan sepanjang ratusan meter yang menghubungkan Tidung Besar dan Tidung Kecil.
Para pengunjung akan disuguhi pemandangan cantik, terutama saat matahari terbit atau tenggelam.
Bagi wisata keluarga, Museum Paus menjadi spot edukatif yang menawarkan wawasan menarik soal biota laut dan ekosistem pesisir.
Cara Menuju Pulau Tidung: Mudah dan Fleksibel
Pulau Tidung dapat dicapai dengan menggunakan Feri Muara Angke. Waktu tempuhnya sekitar 3 jam. Cara lainnya menggunakan Speedboat Marina Ancol, hanya 1,5 jam namun dengan harga lebih tinggi. Kondisi cuaca dapat memengaruhi durasi perjalanan.
Cita Rasa Lokal: Laut Segar dan Jajanan Betawi
Tak lengkap berlibur ke Pulau Tidung tanpa mencicipi kulinernya. Hidangan laut segar seperti ikan bakar, cumi, udang hingga kepiting mudah ditemukan di warung-warung tepi pantai.
Wisatawan juga bisa menikmati kuliner Betawi seperti kerak telor, kue rangi, sampai kue cucur.
Keripik sukun, otak-otak, dan kelapa muda menjadi pelengkap sempurna.
Paket wisata tertentu menyediakan barbeque malam hari, momen ideal menikmati angin laut sambil bercengkerama.
Aktivitas Wisata: Sunrise, Sepeda, hingga Watersport
Pulau Tidung menawarkan aktivitas snorkeling dan diving, bersepeda, trekking, sunrise dan sunset, watersport, spot foto estetik, wisata sejarah seperti makam tua dan bangunan kolonial, salah satunya Makam Raja Pandhita.
Setiap sudutnya menghadirkan alasan baru untuk kembali, menjadikan Pulau Tidung bukan sekadar destinasi singkat, melainkan pelarian ideal di tengah padatnya Jakarta.(Antara)










