ID EN

Termasuk Bola Golf, Produk Olahraga RI Ini Laris di Mancanegara

Rabu, 1 Oktober 2025 | 14:00

Penulis: Arif S

Bola Golf
Produk bola golf laris manis di manca negara.
Sumber: Pixabay

Industri alat olahraga Indonesia sedang dalam momentum emas. Tidak hanya bikin bangga di pasar global, sektor ini juga makin kokoh menopang perekonomian dalam negeri.

Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menunjukkan, Indonesia berhasil menjaga surplus perdagangan dari alat olahraga dalam lima tahun terakhir. Bahkan, Indonesia kini nangkring di peringkat ke-24 dunia dalam kontribusi ekspor alat olahraga.

"Pada tahun 2024, nilai ekspor alat olahraga kita meningkat 4,6 persen dibandingkan tahun 2023. Negara tujuan utama ekspor Indonesia meliputi Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan Belanda," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, Sabtu 27 September 2025.

Produk yang paling sering diekspor antara lain sarung tangan olahraga, bola golf, joran pancing, bola tiup, hingga perlengkapan senam dan atletik. 

Sementara di dalam negeri, Euromonitor dan Ken Research memperkirakan pasar alat olahraga lokal mencapai Rp2,3 triliun. 

Menariknya, perlengkapan sepak bola jadi produk dengan penjualan paling tinggi.

"Artinya, industri alat olahraga bukan hanya mendukung sektor ekspor, tetapi juga menjadi penopang penting penciptaan lapangan kerja di dalam negeri," tambah Reni.

Hingga 2025, ada 128 unit usaha yang bergerak di bidang alat olahraga dengan tenaga kerja mencapai 15.663 orang. 

Sentra IKM sudah tersebar di delapan titik di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, serta mulai merambah ke Riau, Sumatera Utara, dan Bali.

Dengan potensi sebesar ini, Kemenperin makin tancap gas. “Kami ingin terus memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga dapat memainkan peran sebagai produsen utama alat olahraga yang berdaya saing global,” tegas Reni.

Sejumlah langkah sudah disiapkan: regulasi pro-investasi, dorongan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), hingga fasilitasi mesin, sertifikasi, promosi, dan pameran.

Industri alat olahraga Indonesia kini tidak lagi sekadar jadi pemain lokal. Dengan ekspor yang melesat dan pasar domestik yang besar, RI sedang bersiap menjadi produsen utama yang diperhitungkan dunia.(Antara)