ID EN

Menelusuri Ijen Golden Route: Jejak Wisata Alam, Kuliner dan Budaya di Kaki Gunung Ijen

Rabu, 5 November 2025 | 14:11

Penulis: Arif S

Pesona keindahan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur.
Pesona keindahan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur.
Sumber: Pixabay

Udara pagi di Banyuwangi selalu punya cara menyapa dengan lembut. Sejuk, segar, dan beraroma tanah basah dari kaki Gunung Ijen. Kini, keindahan itu dirangkai dalam satu jalur wisata baru yang diberi nama Ijen Golden Route, sebuah paket perjalanan yang bukan hanya memanjakan mata, tapi juga menggugah rasa dan menenangkan jiwa.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi meluncurkan Ijen Golden Route, yang menawarkan pengalaman jelajah destinasi wisata di kawasan kaki Gunung Ijen, kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

Ragam Pesona di Kaki Ijen

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan ada beragam destinasi wisata yang terangkum dalam Ijen Golden Route, mulai dari aneka wisata alam, kuliner lokal, kafe yang Instagramable hingga tempat staycation etnik yang keren.

"Kami sedang mempromosikan berbagai potensi wisata yang berkembang pesat di sekitar kaki Gunung Ijen," ujarnya di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa.

Kawasan ini seperti permata tersembunyi. Di Desa Tamansari, terdapat Sendang Seruni, kolam alami yang jernih dan menyejukkan. Tak jauh dari situ, Banyu Kuwung menanti dengan sumber air bening yang mengundang untuk diselami.

Masih di lintasan yang sama, air terjun Kalibendo menyajikan sensasi trekking di antara perkebunan cengkih dan karet yang rindang, lengkap dengan suara gemericik sungai yang menenangkan. Atau, jika ingin sekadar bersantai, wana wisata air terjun Jagir siap menyambut dengan pesona air kembarnya yang memesona.

Surga Kuliner dan Kafe Instagramable

Bagi pecinta kuliner, Kecamatan Licin menghadirkan surga tersembunyi yang patut dicoba. Ipuk menyebut, bagi penikmat makanan khas Banyuwangi, Warung Kanggo Riko di Desa Segobang wajib disinggahi.

Menu ayam kesrut, olahan khas Osing yang berpadu gurih dan segar menjadi primadona di tempat ini. 

Sementara itu, bagi yang ingin menikmati suasana santai dengan secangkir kopi, Taman Gandrung Terakota menghadirkan paket lengkap wisata dengan lanskap indah dan spot foto yang Instagramable.

"Beragam destinasi hidden gem ini wajib dicoba bagi yang ingin merasakan berwisata dengan kualitas yang eksklusif, namun dengan budget yang terjangkau," kata Ipuk.

Staycation Bernuansa Alam dan Budaya

Menariknya, kawasan sekitar Ijen kini juga berkembang menjadi destinasi staycation populer. Di sini, penginapan hadir dalam berbagai konsep mulai dari vila bernuansa rustic, homestay dengan sentuhan budaya Osing, hingga resor modern yang berdiri di tengah kebun kopi.

Semua menawarkan kenyamanan yang berpadu dengan keindahan alam. Bagi pencinta kegiatan luar ruangan, Ipuk juga menyiapkan beragam aktivitas seru untuk melengkapi pengalaman wisata.

"Kami juga menyiapkan sejumlah atraksi wisata yang bisa dinikmati para wisatawan. Pengunjung bisa bersepeda di jalur pedesaan, berjalan santai di perkebunan kopi atau teh, hingga menyusuri jalur tracking ringan di sekitar kaki gunung," katanya.

Harmoni Alam, Budaya, dan Keberlanjutan

Kawasan Gunung Ijen selalu dikenal sebagai contoh harmoni antara alam, budaya lokal, dan pariwisata berkelanjutan. Di sini, wisata bukan hanya tentang pemandangan, tetapi juga tentang interaksi manusia dan tradisi.

Masyarakat setempat yang ramah selalu menyambut wisatawan dengan **kearifan khas Osing**, memberi pengalaman yang bukan hanya indah dilihat, tapi juga hangat dirasakan.

Berkendara di sepanjang Ijen Golden Route berarti melintasi hamparan perkebunan, mencicipi cita rasa lokal, dan menyapa alam yang masih asli. Sebuah perjalanan yang menegaskan Banyuwangi bukan sekadar tujuan wisata, melainkan pengalaman hidup patut diulang.(Antara)