Berkah MotoGP Mandalika 2025, Hunian Hotel di Mataram Melonjak Drastis
Jumat, 3 Oktober 2025 | 16:37
Penulis: Arif S

Sumber: Antara
Suasana Kota Mataram terasa berbeda menjelang akhir pekan pertama Oktober 2025. Gelaran MotoGP Mandalika membawa berkah tersendiri bagi para pelaku perhotelan. Jika sebelumnya tingkat hunian sempat mengkhawatirkan, kini kamar-kamar hotel di Mataram nyaris penuh.
"Para tamu dijadwalkan menginap sampai tanggal 5 Oktober 2025, atau hingga gelaran MotoGP selesai," ujar Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), I Made Adiyasa Kurniawan, di Mataram, Jumat 3 Oktober 2025.
Ia menyebutkan, berdasarkan laporan terakhir per 2 Oktober, okupansi rata-rata hotel anggota AHM sudah menyentuh angka 85 persen.
BACA JUGA
Dari Tambora hingga Samalas, NTB Gagas 50 Museum Sebagai Ikon Wisata
Drama MotoGP Mandalika: Aldeguer Juara, Marquez Kembali Gagal Finis
Luxury Sport Tourism Mandalika: MotoGP dan Pameran Budaya NTB yang Memukau Dunia
Lonjakan ini terasa istimewa mengingat pada akhir September, tingkat hunian masih berada di kisaran 30-50 persen.
“Dengan kondisi okupansi hotel saat ini, kami sangat bersyukur dan semoga kegiatan MotoGP bisa berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Tak hanya para pelaku perhotelan, pemerintah kota turut menyambut dengan penuh kesiapan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, mengimbau warga agar menjaga lingkungan tetap bersih dan aman.
"Keamanan dan kenyamanan daerah menjadi bagian yang menentukan kelancaran dan suksesnya perhelatan MotoGP tersebut dan para tamu bisa betah berada di Kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya," katanya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya target “tiga sukses” dalam setiap penyelenggaraan event besar yaitu sukses penyelenggaraan, sukses ekonomi, dan sukses pencitraan potensi wisata.
"Kondusifitas kota sangat menentukan suksesnya kegiatan tersebut, mengingat Mataram menjadi daerah penyangga Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Mandalika," jelasnya.
Baik pelaku usaha maupun pemerintah optimistis perhelatan MotoGP tak hanya jadi tontonan dunia, tetapi juga momentum memperkenalkan wajah Mataram dan NTB sebagai destinasi yang nyaman, ramah, dan penuh potensi wisata.(Antara)










