ID EN

Langkah Ambisius Gubernur NTB, Promosi Wisata Lewat Jaringan Global Warner Bros Discovery

Minggu, 26 Oktober 2025 | 15:08

Penulis: Respaty Gilang

Gunung Rinjani
Gunung Rinjani salah satu wisata unggulan NTB.
Sumber: Kemenpar

Ada sesuatu yang menarik sedang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Provinsi yang selama ini dikenal dengan keindahan Pantai Mandalika dan megahnya Gunung Rinjani ini kini bersiap melangkah ke level baru, menjadi panggung global untuk wisata, olahraga, dan hiburan kelas dunia.

Langkah ambisius ini datang dari Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yang mengajak Warner Bros Discovery, raksasa hiburan asal Amerika Serikat, untuk ikut mengangkat pesona NTB ke mata dunia.

"Warner Bros punya banyak intellectual property (IP) yang bisa kita bawa ke sini (NTB). Kami sedang berkomunikasi untuk melihat IP mana yang cocok diterapkan di NTB, baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa," ujar Iqbal usai bertemu perwakilan Warner Bros Discovery di Mataram.

Kolaborasi ini bukan sekadar wacana promosi, tapi juga bagian dari strategi besar NTB untuk memperkuat program Meeting, Incentive, Sport, and Event (MISE), konsep baru yang menggabungkan potensi wisata dengan kegiatan olahraga dan hiburan internasional.

Menyiapkan NTB sebagai Panggung Dunia

Menurut Iqbal, pembicaraan dengan Warner Bros menjadi ruang pertukaran ide yang potensial di banyak bidang, dari industri film, event tematik, hingga wisata olahraga atau sport tourism.

"Perwakilan Warner Bros Global datang untuk membahas hal itu. Kita berharap ke depan bisa membawa IP nasional dan global ke NTB. Tahun 2026, insya Allah, kita akan hadirkan acara berskala dunia," ujarnya optimistis.

Bayangkan, jika suatu hari Warner Bros membawa tema atau karakter populer seperti Aquaman, Discovery Earth, atau bahkan serial dokumenter petualangan khas mereka ke destinasi NTB, dampaknya bisa luar biasa.

Warner Bros sendiri punya sejumlah IP bertema alam dan olahraga seperti Ocean Rise dan Golden Real yang menurut Iqbal, menunjukkan kualitas dan daya tarik yang sangat tinggi untuk diadopsi di NTB.

Langkah ini sejalan dengan tren global. Berdasarkan laporan World Tourism Organization (UNWTO, 2024), minat wisata berbasis aktivitas, terutama olahraga petualangan dan event internasional, meningkat 37% di kalangan wisatawan muda. NTB dengan lanskap laut, gunung, dan budaya lokal yang kuat, jelas punya posisi strategis di pasar ini.

Dari Rinjani hingga Mandalika, Promosi yang Terhubung Global

Iqbal juga menyoroti kekuatan jaringan media internasional yang dimiliki Warner Bros Discovery. 

“Warner Bros punya CNN, media internasional, dan Eurosport. Jadi sekali bikin acara, gaung-nya bisa mengglobal. Itu alasan kita mendekat ke Warner Bros,” terangnya.

Bayangkan jika CNN atau Discovery Channel menayangkan dokumenter tentang Rinjani Mountain Festival atau tradisi Sumbawa di sela ajang balap Mandalika, konten semacam ini bisa jadi magnet baru untuk wisatawan mancanegara.

Saat ini, Discovery Channel memang belum memiliki program yang mengeksplor Gunung Rinjani. Namun, kunjungan tim Warner Bros ke acara Rinjani Mountain Festival di Sembalun beberapa waktu lalu membuka peluang besar untuk kolaborasi konten baru.

Tak bisa dipungkiri, NTB kini sedang bertransformasi dari sekadar destinasi alam menjadi pusat “experiential tourism”, di mana wisatawan tidak hanya datang untuk melihat, tapi juga untuk merasakan dan berinteraksi.

Dengan kombinasi lanskap alam spektakuler, infrastruktur yang terus membaik, dan peluang promosi dari jaringan hiburan global, NTB berpotensi menjadi “Bali berikutnya” mdengan karakter yang lebih sporty dan modern.

Sinergi antara pemerintah daerah dan Warner Bros Discovery ini membuka peluang baru menjadikan NTB bukan hanya sebagai destinasi wisata, tapi juga ekosistem kreatif global. Jika kerja sama ini terwujud, bukan tidak mungkin kita akan melihat event megah, dokumenter kelas dunia, hingga film layar lebar yang berlatar di pantai Lombok atau lereng Rinjani.

Seperti kata Iqbal, ini bukan sekadar soal pariwisata, tapi tentang membangun citra baru Indonesia di mata dunia, bahwa di balik pantai, gunung, dan budaya, ada potensi besar untuk menyatukan hiburan, sport, dan petualangan dalam satu pengalaman tak terlupakan. (Antara)