ID EN

Paolo Maldini Pimpin Revolusi Timnas Italia, Resmi Ditunjuk Jadi Direktur Teknik FIGC

Minggu, 12 Juli 2026 | 15:00

Penulis: Rojes Saragih

Paolo Maldini Pimpin Revolusi Timnas Italia
Paolo Maldini Pimpin Revolusi Timnas Italia, Resmi Ditunjuk Jadi Direktur Teknik FIGC
Sumber: Antara/X/FabrizioRomano

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk legenda AC Milan dan tim nasional Italia, Paolo Maldini, sebagai direktur teknik dalam langkah besar membangun kembali kejayaan Gli Azzurri setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Pengumuman ini disampaikan Presiden FIGC Giovanni Malagò pada Minggu, 12/7/2026. Dalam pernyataan resminya, federasi menyebut Maldini telah menerima jabatan yang akan diembannya hingga 2028.

"Presiden Giovanni Malagò dengan senang hati mengumumkan bahwa Paolo Maldini telah menerima posisi sebagai Direktur Teknik," demikian pernyataan FIGC.

Penunjukan ini menjadi salah satu keputusan paling penting sejak Malagò terpilih sebagai presiden FIGC pada Juni lalu, menggantikan Gabriele Gravina yang mundur setelah Italia kembali gagal menembus putaran final Piala Dunia. Kegagalan itu memicu kritik luas dari suporter hingga kalangan politik dan memperdalam krisis sepak bola Italia.

Maldini datang dengan reputasi sebagai salah satu bek terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Selama karier internasionalnya, pria berusia 58 tahun itu mencatat 126 penampilan bersama timnas Italia. Di level klub, ia menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan, mempersembahkan tujuh gelar Serie A sebelum kemudian kembali sebagai direktur teknik klub selama empat tahun.

Dalam struktur baru FIGC, Maldini akan didampingi mantan rekan setimnya di AC Milan, Leonardo, yang ditunjuk sebagai penasihat. Keduanya diharapkan menjadi motor utama reformasi teknis sepak bola Italia, mulai dari pembinaan hingga arah pengembangan tim nasional.

Tugas pertama yang menanti Maldini adalah membantu FIGC menentukan pelatih baru tim nasional. Posisi itu kosong setelah berakhirnya kerja sama dengan Gennaro Gattuso menyusul kegagalan Italia dalam playoff Piala Dunia melawan Bosnia dan Herzegovina pada Maret lalu, hasil yang memastikan Gli Azzurri kembali absen dari panggung sepak bola terbesar dunia.

Bagi Italia, penunjukan Maldini bukan sekadar menghadirkan sosok legenda ke jajaran federasi. FIGC berharap pengalaman, kredibilitas, dan pengaruhnya mampu menjadi fondasi awal untuk membangun kembali identitas sepak bola Italia dan mengakhiri periode suram yang membuat juara dunia empat kali itu gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!