Julian Alvarez dan Lautaro Martinez Antar Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu, 12 Juli 2026 | 11:23
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: ChatGPT AI
Argentina memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 usai menundukkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, Minggu, 12 Juli 2026, WIB.
La Albiceleste harus bekerja keras setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 90 menit. Kepastian kemenangan baru datang pada extra time berkat gol Julian Alvarez pada menit ke-112 dan Lautaro Martinez pada menit ke-120+1.
Hasil tersebut mengantarkan Lionel Messi dan kolega melaju ke empat besar, sekaligus menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya. Jika berhasil kembali menjadi kampiun, Argentina akan menorehkan sejarah dengan meraih gelar Piala Dunia secara beruntun.
BACA JUGA
Qatar Curi Poin Dramatis dari Swiss, Gol Menit Akhir Khoukhi Selamatkan The Maroons
Jude Bellingham Jadi Pahlawan, Inggris Comeback Dramatis dan Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Inggris Akui Beruntung Singkirkan Norwegia, Tuchel: Kami Harus Bermain Lebih Baik di Semifinal
Di semifinal, Argentina sudah ditunggu Timnas Inggris yang sebelumnya menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1. Duel dua raksasa sepak bola dunia itu diprediksi menjadi salah satu laga paling dinantikan di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, satu tiket final lainnya akan diperebutkan Prancis dan Spanyol. Keempat tim yang lolos ke semifinal sama-sama memiliki tradisi panjang di sepak bola dunia dan pernah mengangkat trofi Piala Dunia.
Argentina juga menjadi satu-satunya wakil Amerika yang masih bertahan dalam perburuan gelar. Adapun tiga semifinalis lainnya berasal dari Eropa, yakni Inggris, Prancis, dan Spanyol.
Dengan hasil ini, peluang lahirnya juara baru di Piala Dunia 2026 resmi tertutup setelah Maroko, Norwegia, dan Swiss harus mengakhiri perjalanan mereka di babak perempat final.
Argentina Harus Lewati Laga Penuh Tekanan
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Argentina membuka keunggulan lebih dulu melalui Alexis Mac Allister pada menit ke-10, namun Swiss mampu menyamakan skor lewat Dan Ndoye pada menit ke-67.
Situasi semakin menguntungkan Argentina setelah Swiss kehilangan Breel Embolo yang menerima kartu kuning kedua pada menit ke-72. Meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain selama sisa waktu normal, pasukan Lionel Scaloni gagal memanfaatkan peluang untuk memastikan kemenangan.
Laga pun berlanjut ke babak tambahan setelah skor tetap 1-1 hingga peluit akhir waktu normal dibunyikan.
Memasuki extra time, Argentina tampil lebih dominan dan terus menekan lini pertahanan Swiss. Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil ketika Julian Alvarez mencetak gol pada menit ke-112.
Keunggulan Argentina kemudian dipastikan oleh Lautaro Martinez yang mencetak gol pada masa injury time babak tambahan, tepatnya menit ke-120+1. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor, Lionel Messi kembali memainkan peran penting dalam membangun serangan dan menjadi motor permainan Argentina sepanjang laga.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!