ID EN

Surat Mengharukan Istri Diogo Jota untuk Andy Robertson Jelang Piala Dunia 2026

Selasa, 9 Juni 2026 | 12:30

Penulis: Arif S

Timnas Skotlandia berada di Grup C Piala Dunia 2026
Timnas Skotlandia berada di Grup C Piala Dunia 2026.
Sumber: FIFA.com

Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan, taktik, dan perebutan trofi terbesar Sepak Bola Dunia. Menjelang turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu, sebuah cerita menyentuh datang dari hubungan persahabatan di lapangan hijau.

Andy Robertson, kapten tim nasional Skotlandia dan bek andalan Liverpool, menerima sebuah surat dari Rute Cardoso, istri mendiang Diogo Jota, Ia menuliskan pesan penuh emosi tentang mimpi suaminya dan Robertson bermain di Piala Dunia.

Dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa, surat tersebut merupakan bentuk ucapan terima kasih dari Cardoso kepada Robertson yang terus menjaga kenangan tentang Jota dan membawa mimpi sahabatnya menuju panggung Piala Dunia.

Dalam suratnya, Cardoso mengaku tersentuh setelah mendengar pernyataan Robertson mengenai perjuangan Skotlandia kembali ke Piala Dunia setelah penantian panjang.

"Ketika aku mendengar kata-katamu. Dan setelah mengetahui apa yang kamu rasakan pada hari itu ketika Skotlandia lolos ke Piala Dunia setelah bertahun-tahun menunggu, aku menyadari Diogo tidak pernah benar-benar meninggalkan lapangan," tulis Cardoso.

Kalimat tersebut menjadi pengingat, kehadiran seorang pemain tidak selalu berakhir setelah meninggalkan lapangan. Dalam banyak hal, kenangan dan mimpi yang pernah dibangun bersama akan tetap hidup.

Cardoso kemudian menuliskan pesan menyentuh. Ia percaya saat Robertson melangkah ke panggung Piala Dunia 2026 bersama Skotlandia, Jota akan selalu menyertainya.

"Dengan meraih momen itu dan mengamankan tempatmu di Piala Dunia, kamu tidak akan pergi sendirian, kamu akan membawa mimpinya bersamamu," tulis Cardoso.

"Dan ketika kamu melangkah ke lapangan, aku tahu bukan hanya kamu yang akan berjalan keluar. Diogo akan bersamamu dalam pikiranmu, dalam langkahmu, dalam hatimu," masih dalam surat tersebut.

Cardoso mengirim pesan setelah menyaksikan wawancara Robertson bahwa dirinya masih sulit melupakan Diogo Jota. Dalam wawancara itu, Robertson berbicara mengenai mimpi mereka tampil di Piala Dunia 2026.

Bagi Robertson, momen lolosnya Skotlandia ke putaran final setelah 28 tahun absen mengingatkannya kepada sahabatnya itu. 

Ketika menerima surat itu, Robertson mengaku sangat tersentuh. Menurut Robertson, kenangan tentang penyerang Portugal itu tidak pernah hilang dari kesehariannya. 

"Dia (Jota) selalu ada. Dia selalu menjadi sesuatu yang kami pikirkan. Kenangan itu selalu menjadi sesuatu yang kami bicarakan dan terkadang kami tertawa, terkadang kami menangis," ungkap Robertson.

Ia merasa tidak hanya bermain untuk dirinya sendiri ketika melangkah ke lapangan pada Piala Dunia 2026.

"Saya tahu dia akan selalu ada di benak saya (ketika saya melangkah keluar di Piala Dunia). Dan, ya, saya tidak hanya bermain untuk diri saya sendiri - saya bermain untuk kami berdua," katanya.

Bagi Robertson, Piala Dunia 2026 akan menjadi pencapaian besar dalam kariernya bersama Skotlandia. Namun kini, turnamen tersebut juga memiliki makna lebih dalam. 

Setiap langkahnya akan membawa kenangan tentang seorang sahabat yang pernah bermimpi berada di sana bersamanya.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!