Singkirkan Kodai Naraoka, Alwi Farhan Catat Semifinal Pertama di Super 750
Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:32
Penulis: Arif S

Sumber: PBSI
Kepercayaan diri Alwi Farhan terus meningkat seiring laju impresifnya di Singapore Open 2026. Pebulu tangkis Tunggal Putra Indonesia itu baru saja mencatatkan pencapaian terbaik dalam kariernya di level BWF World Tour Super 750 setelah memastikan tempat di babak semifinal.
Momentum penting diraih Alwi usai menundukkan wakil Jepang, Kodai Naraoka, pada Perempat Final di Stadion Indoor Singapura, Jumat. Tampil meyakinkan, pemain muda Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-17.
Kemenangan itu semakin spesial karena menjadi ajang pembalasan bagi Alwi. Pada pertemuan sebelumnya di Kejuaraan Asia 2026, Alwi harus mengakui keunggulan Kodai dalam dua gim langsung.
BACA JUGA
Singapore Open 2026: Alwi Farhan Tumbangkan Ranking 1 Dunia, Fajar/Fikri Melaju
Alwi Farhan Jadi Harapan Indonesia Usai Jojo Tersingkir di Singapore Open 2026
Indonesia Open 2026: Jonatan Christie Langsung Diuji Wakil Singapura
Kali ini, Alwi menunjukkan perkembangan signifikan baik dari sisi teknis maupun mental bertanding.
“Alhamdulillah, senang banget pastinya bisa menang, membalas kekalahan dan ke semifinal pertama di Super 750. Tadi sempat terkejar di gim kedua tapi bisa mengontrol tekanan dan bisa menguasai keadaan,” ujar Alwi dalam keterangan PBSI.
Keberhasilan itu tidak datang dengan mudah. Meski sempat mendominasi jalannya pertandingan, Alwi harus menghadapi tekanan saat Kodai perlahan mengejar ketertinggalan pada gim kedua.
Setelah unggul cukup jauh, bahkan Kodai menyamakan kedudukan menjadi 16-16.
Namun, di momen krusial, Alwi menunjukkan kematangan yang semakin berkembang. Ia mampu menjaga ketenangan, merebut kembali kendali permainan, lalu mengamankan poin penting untuk mengunci kemenangan.
Pengalaman dari pertemuan sebelumnya menjadi bekal berharga. Alwi mengaku telah mempelajari karakter permainan Kodai dan berbagai situasi yang mungkin terjadi selama pertandingan.
“Kodai cukup sering delay the game, jadi memang harus sabar, harus siap dengan segala teknis dan non-teknisnya di dalam lapangan. Saya belajar dari pertemuan pertama di Kejuaraan Asia lalu,” kata Alwi.
Perjalanan Alwi menuju semifinal juga tidak lepas dari kejutan besar yang ia buat sehari sebelumnya. Pada babak sebelumnya, ia menumbangkan unggulan pertama sekaligus pemain nomor satu dunia asal China, Shi Yu Qi, melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor 21-16, 19-21, 21-14.
Kemenangan atas Shi Yu Qi menjadi sorotan utama turnamen, tetapi Alwi mengakui hasil tersebut justru memunculkan tekanan baru. Dengan meningkatnya ekspektasi, ia harus bekerja lebih keras untuk mengendalikan pikiran sebelum menghadapi Kodai.
“Hari ini justru saya agak tertekan karena kemarin sudah mengalahkan unggulan pertama, pikirannya terbalik karena ‘oh, sudah ngalahin Shi Yu Qi harusnya bisa menang sama yang lainnya’. Namun saya mencoba mengontrol dan belajar dari pengalaman, ketika bermain bagus kemarin tidak menjamin hari ini bisa menunjukkan performa serupa. Sempat takut antiklimaks, tapi akhirnya saya bisa mengontrol walaupun sedikit struggle. It is what it is,” kata Alwi.
Pada babak semifinal, Sabtu 30 Mei, Alwi akan menghadapi wakil Prancis Alex Lanier yang menyingkirkan unggulan Denmark, Anders Antonsen di perempat final.
Meski menyadari tekanan semifinal akan berbeda, Alwi memilih fokus pada pendekatan sederhana. Ia ingin menjalani pertandingan dengan konsentrasi penuh dari satu poin ke poin berikutnya.
“Tekanan pasti berbeda tapi yang pastinya saya akan memikirkan every point by point,” kata Alwi.
Di balik performa cemerlangnya, Alwi juga mendapat dukungan besar dari para senior di tim Indonesia. Ia secara khusus menyebut pasangan Ganda Putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sebagai sosok yang terus memberikan motivasi dan energi positif selama turnamen berlangsung.
“Saya dengan Fajar dan Fikri sangat dekat, sebagai senior mereka selalu punya hal positif yang bisa dibagi. Hari ini mereka juga mencontohkan semangat di lapangan yang membuat saya makin termotivasi. Saya berterima kasih kepada mereka, semoga kami bisa melangkah lebih jauh lagi,” ungkapnya.
Dengan lolosnya Alwi, Indonesia memiliki dua wakil di babak semifinal Singapore Open 2026. Sebelumnya, Fajar/Fikri juga mengamankan tiket semifinal setelah menyingkirkan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!