Federasi Mesir Protes ke FIFA, Pelatih Hossam Hassan Sebut Wasit Tidak Adil
Rabu, 8 Juli 2026 | 14:24
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Michael Siahaan
Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) mengajukan protes kepada FIFA sekaligus meminta investigasi menyeluruh terhadap kepemimpinan wasit pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Langkah itu diambil setelah Mesir gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan akhirnya kalah 2-3 dari Argentina.
Kekalahan itu mengakhiri perjalanan The Pharaohs di Piala Dunia 2026 sekaligus memicu polemik mengenai sejumlah keputusan kontroversial sepanjang pertandingan.
Sorotan utama diarahkan kepada wasit asal Prancis, Francois Letexier, beserta tim asistennya. Berdasarkan laporan Diario AS, Presiden EFA Hany Abo Rida telah mengirimkan gugatan resmi kepada FIFA. Isinya meminta komite wasit memberikan penjelasan atas sejumlah keputusan yang dinilai merugikan Mesir.
BACA JUGA
Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Argentina Tekuk Mesir di Babak 16 Piala Dunia 2026
Gol ke Gawang Mesir Antar Messi Rebut Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Enzo Fernandez Akhiri Puasa Gol, Lionel Scaloni Emosional usai Argentina Singkirkan Mesir
EFA menilai kepemimpinan wasit memiliki pengaruh besar terhadap hasil pertandingan. Karena itu, federasi juga meminta FIFA melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap seluruh perangkat pertandingan pada laga tersebut.
Mesir juga mendesak FIFA mencopot Letexier dan seluruh kru wasit asal Prancis dari sisa pertandingan Piala Dunia 2026 jika terbukti melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugasnya.
Menurut laporan Voice of Emirates, Abo Rida bahkan meminta investigasi dilakukan atas dugaan tindakan disebutnya sebagai "kriminalitas diskriminasi" terhadap Timnas Mesir. EFA menilai sejumlah keputusan wasit sepanjang pertandingan telah menghilangkan peluang Mesir untuk melangkah ke perempat final.
Kontroversi ini semakin menambah daftar kritik terhadap kualitas perwasitan di Piala Dunia 2026. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah federasi hingga UEFA juga telah menyampaikan keprihatinan mengenai standar kepemimpinan wasit selama turnamen berlangsung.
Meski melayangkan protes keras, Abo Rida tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan Mohamed Salah dan rekan-rekannya. Ia menyebut para pemain Mesir telah menunjukkan semangat juang luar biasa saat menghadapi salah satu favorit juara dunia.
Hossam Hassan Kecewa dengan Keputusan Wasit
Nada kekecewaan lebih keras datang dari pelatih Mesir, Hossam Hassan. Menurutnya, timnya telah diperlakukan tidak adil sepanjang laga.
"Saya merasa kepemimpinan wasit tidak adil. Bagi saya, Tuhan adalah sebaik-baik tempat bersandar dan pengatur segala urusan. Namun, keputusan wasit telah mengorbankan perjuangan seluruh bangsa. Saya menilai turnamen ini sudah diarahkan untuk menguntungkan Argentina," ujar Hassan, seperti dikutip dari Sky Sports.
Pelatih berusia 59 tahun menerima kartu kuning setelah melakukan gestur menyilangkan tangan ke arah ofisial pertandingan. Namun, sanksi itu tidak mengubah pandangannya terhadap kepemimpinan wasit.
Hassan secara khusus menyoroti sejumlah keputusan VAR yang menurutnya tidak konsisten. Ia menilai Mesir dirugikan karena beberapa insiden penting tidak mendapatkan peninjauan.
"Penalti yang seharusnya menjadi milik kami dibatalkan. Yang membuat saya kecewa, insiden itu bahkan tidak ditinjau melalui VAR. Sebaliknya, gol kedua kami justru dianulir dengan alasan yang tidak kami pahami," katanya.
Ia mempertanyakan proses terciptanya gol kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernandez pada masa injury time.
"Kami melihat dengan jelas ada tarikan terhadap jersey pemain Mesir oleh Mac Allister, tetapi situasi tersebut sama sekali tidak diperiksa menggunakan VAR," tegas Hassan.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!