3 Negara Asia Masuk 10 Besar Pemilik Situs Warisan Dunia UNESCO Terbanyak, Indonesia Termasuk?
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:30
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Situs Warisan Dunia UNESCO tersebar di berbagai belahan bumi. Tiga negara Asia menempati posisi penting dalam daftar 10 besar dunia, menunjukkan kuatnya jejak peradaban Timur dalam peta warisan global.
UNESCO tidak sembarangan dalam menetapkan situs. Setiap lokasi harus memiliki Outstanding Universal Value to humanity, sebuah standar ketat yang memastikan situs tersebut memiliki nilai luar biasa bagi sejarah, budaya, atau alam semesta manusia.
Dikutip dari WorldAtlas, situs-situs tersebut mencakup kota kuno, bangunan bersejarah, hingga bentang alam ikonik yang menjadi simbol identitas bangsa.
BACA JUGA
Taj Mahal Kembali Jadi Destinasi Paling Populer di India, Pesonanya Tak Pernah Pudar
Machu Picchu di Ujung Tanduk: Ketika Keajaiban Dunia Terancam karena Ulah Manusia
5 Pulau Tersembunyi di Eropa yang Cocok untuk Traveler Pencari Kesunyian
Di puncak daftar, Italia memimpin dengan 61 situs, disusul China (60), dan Jerman (55). Namun sorotan utama tertuju pada kekuatan Asia dalam pelestarian warisan dunia.

China menjadi salah satu raksasa warisan dunia dengan situs ikonik seperti Tembok Besar dan Pasukan Terakota.
Selain Warisan Budaya, negara ini juga unggul di kategori alam melalui suaka panda raksasa di Sichuan. Penambahan terbaru termasuk kompleks makam kekaisaran Xixia, masuk daftar pada 2025.
Sementara itu, India mengoleksi 44 situs warisan dunia. Dari kemegahan Taj Mahal hingga Taman Nasional Khangchendzonga, India menghadirkan kombinasi unik antara arsitektur, spiritualitas, dan lanskap alam pegunungan tinggi yang sarat nilai budaya.
Di kawasan Timur Tengah dan Asia Barat, Iran menutup posisi 10 besar dengan 28 situs. Warisan Kekaisaran Persia seperti Persepolis menjadi simbol kejayaan sejarah, sementara Gurun Lut memperlihatkan ekstremitas alam dengan suhu permukaan yang pernah melampaui 70 derajat Celsius.
Di sisi Eropa, Italia, Prancis, Spanyol, Jerman, dan Inggris tetap mempertahankan dominasi kuat dengan warisan arsitektur, sejarah kota, hingga lanskap budaya yang telah diakui dunia.
Menariknya, daftar ini juga menunjukkan bagaimana alam dan budaya semakin saling melengkapi dalam penilaian UNESCO.
Dari Danau Baikal di Rusia hingga Cagar Biosfer Kupu-kupu Monarch di Meksiko, warisan dunia tidak lagi hanya tentang bangunan kuno, tetapi juga ekosistem yang masih hidup dan berkembang.
Indonesia belum masuk dalam 10 besar negara dengan koleksi situs terbanyak dalam daftar ini, meski memiliki sejumlah situs penting yang telah diakui dunia.
Pada akhirnya, daftar ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan bagaimana peradaban manusia, baik Timur maupun Barat, menjaga jejak sejarahnya agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
10 Negara dengan Koleksi Situs Warisan Dunia UNESCO Terbanyak
1. Italia - 61 situs
2. China - 60 situs
3. Jerman - 55 situs
4. Prancis - 54 situs
5. Spanyol - 50 situs
6. India - 44 situs
7. Meksiko - 36 situs
8. Inggris - 35 situs
9. Rusia - 33 situs
10. Iran - 28 situs











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!