ID EN

Persaingan Persib vs Borneo Ketat, I.League Siapkan Trofi Juara di Bandung dan Samarinda

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:12

Penulis: Arif S

Operator kompetisi I.League menyiapkan dua skema penyerahan trofi juara
Operator kompetisi I.League menyiapkan dua skema penyerahan trofi juara BRI Super League.
Sumber: Antara/Zaro Ezza Syachniar

Persaingan gelar BRI Super League 2025/2026 memasuki fase paling menegangkan. Hingga pekan ke-32, poin Persib Bandung dan Borneo FC masih sama. Operator kompetisi I.League menyiapkan dua skema penyerahan trofi juara.

Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, mengungkapkan pihaknya bersiap mengirim trofi ke dua kota berbeda, Bandung dan Samarinda. Langkah ini untuk mengantisipasi perebutan gelar yang kemungkinan baru selesai pada pekan terakhir musim ini.

"Di mana pialanya? Ya kita akan siap di dua tempat kalau sampai week 33 masih belum ketahuan," ujar Asep di Jakarta.

Situasi ini menjadi gambaran betapa sengitnya persaingan papan atas musim ini. Persib masih memimpin klasemen sementara dengan 75 poin, namun Borneo menempel ketat di posisi kedua dengan jumlah poin sama.

Akhir pekan ini menjadi titik krusial. Persib akan bertandang ke markas PSM Makassar pada Minggu 17 Mei, sementara Borneo di waktu bersamaan menghadapi Persijap Jepara. 

Jika keduanya sama-sama menang, perebutan trofi dipastikan berlangsung dramatis hingga laga terakhir musim ini.

Pada pekan penentuan nanti, Persib dijadwalkan menjamu Persijap di Bandung, sedangkan Borneo akan menerima tantangan Malut United di Samarinda. 

Dua stadion berbeda berpotensi menjadi panggung pesta juara, membuat I.League harus bergerak dengan skenario ganda.

Meski demikian, Persib berada di posisi lebih menguntungkan karena unggul head-to-head atas Borneo. Artinya, apabila kedua tim sama-sama menyapu bersih dua laga tersisa, Maung Bandung dipastikan keluar sebagai kampiun.

Bagi Asep, situasi ini justru memperlihatkan kualitas kompetisi yang semakin sehat dan sulit ditebak. Ia menilai persaingan hingga pekan terakhir menjadi bukti bahwa BRI Super League kini semakin kompetitif.

"Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di BRI Super League 2025/2026. Kompetitif sekali dari tiga (Persib, Borneo, Persija) sekarang ya kita lihat dua (Persib, Borneo) bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi," kata Asep.

Asep juga mengingatkan drama perebutan gelar hingga laga terakhir bukan hal baru dalam Sepak Bola Indonesia. Ia menyinggung musim 2018 ketika Persija Jakarta memastikan gelar juara dengan selisih hanya satu poin atas PSM Makassar.

"Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan tahun 2018 pernah terjadi sampai terakhir LIB (Liga Indonesia Baru, nama lama I.League) waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta. Premier League juga sama. Jadi saya pikir inilah memang sisi lain menariknya sebuah kompetisi yang kompetitif," tambahnya.

Ketika ditanya soal lokasi trofi replika, apakah akan ditempatkan di Bandung atau Samarinda, Asep memilih merahasiakannya.

"Ya kalau itu detail itu saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality. Diartikan saja gitu," pungkasnya.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!