Ramadhan Sananta Resmi Dilepas Klub Brunei, Rumor Gabung Persebaya Menguat
Kamis, 14 Mei 2026 | 17:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha
Karier luar negeri penyerang Timnas Indonesia Ramadhan Sananta bersama DPMM FC resmi memasuki babak baru. Klub asal Brunei Darussalam yang berlaga di Liga Malaysia itu memastikan melepas Sananta setelah membela tim selama satu musim.
Pengumuman itu disampaikan DPMM melalui laman resmi klub pada Rabu. Selain Sananta, DPMM juga melepas kiper asal Brasil Michel Americo dan pemain senior Najib Tarif sebagai bagian dari evaluasi skuad untuk musim depan.
"DPMM FC melepas Ramadhan Sananta, dan akan melepas kiper asal Brasil Michel Americo dan Najib Tarif. Pelepasan pemain lainnya akan menyusul," tulis DPMM.
BACA JUGA
Hajar Persebaya, Persija Akhiri Paceklik Kemenangan di Super League
Bernardo Tavares Sebut Laga Tak Mudah Meski Persebaya Menang Telak Atas Arema
Malik Risaldi Dapat Kepercayaan Tavares, Tapi Tetap Harus Bersaing di Persebaya
Didatangkan dari Persis Solo pada awal musim, striker berusia 23 tahun itu tampil dalam 27 pertandingan kompetisi domestik dengan kontribusi empat gol dan dua assist.
Angka itu memang belum sepenuhnya mencerminkan potensi terbaik Sananta, namun DPMM melihat sang pemain masih memiliki ruang untuk berkembang. Klub bahkan membuka peluang untuk kembali merekrutnya di masa mendatang jika performanya meningkat bersama klub lain.
"Klub mengucapkan terima kasih atas jasanya kepada DPMM FC, dan mungkin di masa depan, DPMM akan terus melihat perkembangannya bermain di tempat lain, dan mungkin dalam beberapa tahun ke depan, karena ia masih muda, DPMM akan merekrutnya jika ia berkembang dengan baik," tulis DPMM.
Keputusan ini memunculkan spekulasi mengenai masa depan Sananta. Penyerang dengan 18 caps bersama timnas Indonesia itu dirumorkan akan kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persebaya Surabaya.
Rumor itu menguat karena Persebaya kini ditangani Bernardo Tavares, sosok yang pernah bekerja sama dengan Sananta di PSM Makassar. Keduanya sempat membentuk duet sukses saat membawa PSM menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
Pada musim itu, Sananta membukukan 11 gol dan dua assist meski usianya baru menginjak 20 tahun. Performa itu menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan kariernya hingga akhirnya menembus timnas.
Sementara itu, DPMM menjelaskan keputusan melepas Michel Americo dipengaruhi minimnya kesempatan bermain sang kiper akibat konsistensi Haymie Nyaring di bawah mistar. Sedangkan Najib Tarif dilepas setelah lebih dari satu dekade membela klub sejak 2012.
"Kiper asal Brasil, Michel Americo, telah tampil dua kali untuk DPMM, tetapi selalu tertinggal karena kiper utama DPMM, Haymie Nyaring, selalu ada di sekitarnya. Najib Tarif telah bergabung dengan DPMM sejak 2012, dan kami sangat menghargai kontribusinya yang besar bagi klub," tulis DPMM.
Kini, perhatian tertuju pada langkah berikutnya bagi Ramadhan Sananta. Di usia masih muda, striker Indonesia itu masih memiliki waktu panjang untuk membuktikan diri dan kembali menyalakan reputasinya, baik di kompetisi domestik maupun level internasional.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!