ID EN

Prancis Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Lini Serang Dikuasai Pemain PSG

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:00

Penulis: Arif S

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps.
Sumber: Wikimedia Commons

Perjalanan Prancis menuju Piala Dunia 2026 terasa seperti sebuah ekspedisi panjang melintasi tiga wajah berbeda Amerika Utara. Dari stadion raksasa di Amerika Serikat, atmosfer kosmopolitan Kanada, hingga gairah sepak bola Meksiko, Les Bleus akan membawa generasi baru yang kini didominasi warna Paris Saint-Germain di lini serang mereka.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps resmi mengumumkan skuad 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di antara nama-nama yang dipilih, pengaruh Paris Saint-Germain (PSG) terasa begitu kuat di lini depan. 

Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Bradley Barcola menjadi representasi klub Paris tersebut dalam skuad Les Bleus.

Ketiganya akan bergabung dengan Kylian Mbappe (Real Madrid), Michael Olise (Bayern Muenchen), Rayan Cherki (Manchester City), dan Marcus Thuram (Inter Milan) untuk membentuk salah satu lini serang paling eksplosif di turnamen nanti.

Pilihan Deschamps memperlihatkan bagaimana sepak bola Prancis berkembang menjadi perpaduan teknik, kreativitas, dan kecepatan yang lahir dari kompetisi elite Eropa. Nama-nama muda seperti Doue dan Cherki menghadirkan warna baru dalam perjalanan Les Bleus menuju panggung dunia.

Di tengah dominasi pemain bintang, satu kejutan muncul dari pemanggilan Jean-Philippe Mateta. Penyerang Crystal Palace itu baru mengoleksi tiga caps bersama tim nasional, namun berhasil merebut perhatian Deschamps menjelang turnamen terbesar Sepak Bola Dunia.

Sebaliknya, perjalanan Randal Kolo Muani bersama tim nasional harus terhenti sementara. Penyerang PSG tersebut dicoret dari skuad setelah gagal menunjukkan performa konsisten selama masa peminjamannya di Tottenham Hotspur.

Pengumuman resmi Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pada Kamis, 14 Mei memiliki makna emosional tersendiri. Turnamen ini akan menjadi perjalanan terakhir Didier Deschamps bersama Les Bleus sebelum meninggalkan kursi pelatih.

Deschamps yang membawa Prancis juara dunia 2018 masih menyimpan ambisi besar. Ia ingin mengantarkan Les Bleus mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah pencapaian langka dalam sejarah sepak bola modern.

Keputusan tegas Deschamps juga terlihat dari pencoretan Eduardo Camavinga. Gelandang Real Madrid itu kesulitan mendapatkan posisi reguler di klubnya musim ini sehingga gagal masuk skuad final.

Di lini tengah, pengalaman tetap menjadi fondasi utama Prancis. N'Golo Kante yang kini bermain untuk Fenerbahce akan menjalani Piala Dunia ketiganya bersama Les Bleus.

Kante akan bekerja sama dengan Manu Kone, Warren Zaire-Emery, dan Aurelien Tchouameni untuk menjaga keseimbangan permainan di tengah lapangan. Kombinasi tersebut menghadirkan perpaduan antara pengalaman dan energi muda.

Barisan pertahanan Prancis juga dipenuhi talenta elite Eropa seperti William Saliba, Ibrahima Konate, dan Malo Gusto. 

Di bawah mistar gawang, Mike Maignan kembali dipercaya sebagai pilihan utama. Ia akan ditemani Brice Samba dan Robin Risser selama turnamen berlangsung.

Prancis tergabung di Grup I dan akan membuka perjalanan mereka menghadapi Senegal pada 17 Juni di Stadion MetLife, East Rutherford. Setelah itu, Les Bleus akan melawan Irak dan Norwegia.

Sebelum bertolak menuju Amerika Utara, Prancis akan menjalani dua laga persahabatan melawan Pantai Gading, 5 Juni dan Irlandia Utara, 9 Juni sebagai bagian dari pemanasan akhir mereka.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!