ID EN

Gastronomy Tour: Membawa Cita Rasa Indonesia Menjadi Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:37

Penulis: Arif S

Pameran Pangan Nusa 2025
Pameran Pangan Nusa 2025 bukan sekadar etalase produk pangan Nusantara.
Sumber: Kemenpar

Aroma rempah, senyum para pelaku usaha kuliner lokal, dan langkah pengunjung memenuhi Hall 9 ICE BSD City, Tangerang. Pameran Pangan Nusa 2025 bukan sekadar etalase produk pangan nusantara, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner sebagai bagian dari perjalanan wisata.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program Gastronomy Tour dalam pameran yang berlangsung pada 15–18 Oktober 2025 itu. 

Program ini melibatkan enam pelaku industri gastronomi pilihan yang sebelumnya telah melalui proses kurasi dalam Wonderful Indonesia Scale-Up Hub (WISH).

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizki Handayani menjelaskan, program bertema “Eat, Explore, Experience Indonesia Gastronomy” ini merupakan bagian dari kampanye Pariwisata Naik Kelas.

“Melalui Gastronomy Tour, kami ingin menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia bukan hanya tentang cita rasa, tetapi juga tentang warisan budaya dan pengalaman yang menyertainya,” ujar Rizki.

Kuliner sebagai Pengalaman, Bukan Sekadar Hidangan

Enam industri gastronomi yang terlibat adalah Wisata Kreatif Jakarta, Rendang Traveler Uni Reno, Bumi Bhuvana, Dje Djak Rasa, Samsara Living Museum, dan Negeri Rempah Foundation. 

Para pelaku tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga cerita, filosofi, hingga ritual budaya yang melatarbelakanginya.

Pendekatan ini menjadi strategi baru dalam promosi pariwisata dengan menjadikan kuliner sebagai pintu masuk untuk memahami sejarah, identitas, dan keragaman Nusantara.

Rizki menegaskan, Gastronomy Tour juga membuka peluang investasi dan jejaring bisnis di sektor kuliner, termasuk memanfaatkan inovasi dari Food Startup Indonesia (FSI).

“Momentum Pangan Nusa 2025 diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai destinasi gastronomi unggulan dunia,” katanya.

Pangan Nusa 2025 Lebih dari Sekadar Pameran

Pameran ini diselenggarakan Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 dengan semangat “Mendorong Produk Lokal Menembus Pasar Global.”

Sebanyak 186 pelaku usaha kuliner dan pangan kemasan ikut serta, mulai dari UMKM hingga industri besar. 

Dari jumlah tersebut, 37 pelaku usaha menyajikan hidangan siap santap secara langsung. Sementara sisanya menghadirkan produk pangan kemasan unggulan, mulai dari makanan ringan, minuman khas, olahan rempah, hingga bahan baku yang telah dikurasi secara ketat.

Pangan Nusa tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga platform strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan buyer internasional, memperluas akses ekspor, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pangan global.

Kolaborasi untuk Mendunia

Bagi Kemenpar, kolaborasi lintas kementerian dan pelaku industri adalah kunci untuk menjadikan gastronomi sebagai kekuatan baru pariwisata Indonesia.

“Melalui kolaborasi strategis ini, Kemenpar berharap industri gastronomi Indonesia semakin dikenal di kancah internasional, memperoleh akses pasar baru, serta memperkuat kontribusi UMKM kuliner terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rizki.

Dengan pendekatan naratif, pengalaman, dan inovasi, Gastronomy Tour menjadikan kuliner bukan sekadar sesuatu yang disantap, tetapi dirayakan sebagai bagian dari perjalanan wisata autentik yang membanggakan Indonesia di mata dunia.***