Wisata Solo-Wonogiri Naik Kereta Rp4.000, Perjalanan Pendek Penuh Cerita di Akhir Pekan
Sabtu, 18 April 2026 | 11:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara
Akhir pekan di Solo, bisa diisi dengan berjalan santai di pusat kota, singgah di warung legendaris, lalu membiarkan waktu bergerak perlahan di ANTARA aroma masakan Jawa. Namun bagi mereka yang ingin melangkah sedikit lebih jauh, perjalanan singkat menuju Wonogiri dengan kereta lokal menawarkan pengalaman berbeda.
KA Batara Kresna berangkat dari Stasiun Purwosari, salah satu simpul transportasi penting di Solo. Dari sini, perjalanan menuju Wonogiri terasa seperti potongan kisah Jawa Tengah yang dibingkai jendela kereta.
Rutenya melintasi Stasiun Solo Kota, Sukoharjo, Pasarnguter, hingga berakhir di Wonogiri. Tetapi daya tarik utamanya bukan hanya tujuan akhir, melainkan bagaimana perjalanan itu berlangsung.
BACA JUGA
KA Pangandaran Jadi Pilihan Liburan, Tren Wisata Rel Kian Populer
10 Kereta Masa Depan: Ketika Perjalanan Supercepat Menjadi Pengalaman Wisata Baru
Perjalanan Lintas Benua Terlama di Dunia, Menikmati Pesona Eropa dan Asia dari Jendela Kereta
Di beberapa titik, kereta melaju di sepanjang jalan protokol Slamet Riyadi. Gerbong bergerak berdampingan dengan kendaraan kota, toko-toko tua, pepohonan teduh, dan warga yang menjalani aktivitas pagi menjadi pemandangan langka.
Pengalaman ini terasa intim, seolah kereta bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari lanskap perkotaan itu sendiri.
Saat berhenti di Stasiun Solo Kota, godaan kuliner segera menanti. Kawasan ini dikenal sebagai pintu masuk menuju berbagai sajian khas Solo.
Nasi liwet hangat yang gurih, tengkleng dengan kuah kaya rempah, hingga jajanan tradisional menggoda untuk disantap.
Semakin jauh dari pusat kota, suasana perlahan berubah. Sukoharjo dan Pasarnguter menghadirkan tempo lebih tenang, hamparan hijau, permukiman sederhana, dan jalur rel membelah pedesaan. Kereta bergerak pelan, memberi kesempatan untuk menikmati perubahan dari jendela.
Di ujung perjalanan, Wonogiri menyambut dengan terbuka. Daerah ini dikenal dengan Waduk Gajah Mungkur, perairan luas ikon wisata setempat sekaligus tempat terbaik menikmati langit sore.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan KA Batara Kresna menghadirkan perjalanan yang dekat dengan keseharian masyarakat.
“KA Batara Kresna bisa jadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati akhir pekan dengan cara yang lebih santai. Perjalanan ini menghadirkan pengalaman yang berbeda, dari suasana kota hingga ke arah alam terbuka di Wonogiri,” ujar Anne.
Data menunjukkan ketertarikan masyarakat terhadap perjalanan singkat ini terus tumbuh. Sepanjang Januari-Maret 2026, KA Batara Kresna telah melayani 40.763 pelanggan.
Angka itu menggambarkan tren baru wisata lokal, Liburan Singkat, terjangkau, dan tidak rumit. Di tengah kebutuhan beristirahat tanpa harus bepergian jauh, rute Solo-Wonogiri menjadi jawaban sederhana.
Dengan tarif hanya Rp4.000, perjalanan ini membuka akses bagi siapa saja. Harga yang nyaris setara secangkir Kopi itu menghadirkan pengalaman lengkap, kota, kuliner, desa, dan panorama alam dalam satu lintasan pendek.
“Melalui layanan ini, KAI akan terus menghadirkan perjalanan yang terhubung dengan aktivitas masyarakat. Dari pusat kota Solo hingga Wonogiri, setiap perjalanan membawa cerita yang bisa dinikmati bersama,” pungkasnya.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!