Ancol Bersiap, Rallycross Dunia 2026 Dorong Sport Tourism Jakarta
Jumat, 17 April 2026 | 10:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Donny Aditra
Jakarta menjadi tuan rumah FIA Rallycross World Cup 2026. Event yang akan berlangsung di lintasan Sirkuit E-Prix Ancol pada 5-6 Desember 2026 mendatang, diharapkan dapat semakin mendorong Sport Tourism di ibu kota.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berkomitmen memberikan dukungan penuh agar ajang tersebut berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi sektor olahraga dan pariwisata.
Di balik gemuruh mesin, tersimpan ambisi besar untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi global.
BACA JUGA
Semarang Mountain Race, Cara Jateng Pacu Sports Tourism
Tren Wisata Golf 2026, Eropa Kembangkan Resort Mewah dan Lapangan Kelas Dunia
JAKIM 2025 Sumbang Rp85 Miliar, Bukti Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Jakarta
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, kesiapan kota tidak hanya bertumpu pada lintasan balap, tetapi juga kemudahan akses yang kini semakin terintegrasi.
"Jadi banyak orang belum tahu, mulai bulan Juni ini kalau mau ke Ancol maupun Jakarta Internasional Stadium (JIS) bisa naik KRL, jadi aksesnya jauh lebih mudah apalagi TransJabodetabek sekarang kami buka juga dari Ancol ke Blok M, sehingga semua orang dengan gampang untuk mencapai kawasan wisata itu dengan biaya yang murah," ujar Pramono dalam konpers penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026, di Jakarta.
Integrasi transportasi seperti KRL dan TransJabodetabek bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian dari Pengalaman Perjalanan itu sendiri.
Ancol telah lama dikenal sebagai ruang rekreasi yang menyatukan pantai, taman hiburan, hingga venue olahraga. Kini, dengan sentuhan inovasi, kawasan ini diproyeksikan menjadi panggung motorsport kelas dunia.
"Dengan demikian fasilitas Ancol sangat memenuhi syarat, sehingga saya mengharapkan kepada jajaran Direksi Ancol yang baru dan masih muda bisa terbuka, transparan, dan mendorong berbagai ajang olahraga bisa dinikmati dan berdampak positif untuk masyarakat," jelasnya.
Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari strategi global Federation Internationale de l'Automobile dalam memperluas rallycross ke pasar baru.
Indonesia, khususnya Jakarta, menjadi pintu masuk Asia Tenggara untuk olahraga yang memadukan kecepatan reli dan intensitas balap sirkuit.
Rallycross menghadirkan sensasi berbeda. Lintasan campuran sekitar 60 persen aspal dan 40 persen tanah memaksa pembalap beradaptasi dalam hitungan detik.
Mobil Euro RX1 dan RX3 melesat, beradu ketat dalam format wheel-to-wheel yang agresif dan memikat.
Transformasi Sirkuit E-Prix Ancol menjadi lintasan mixed surface juga menjadi daya tarik tersendiri.
Promotor SARGA.CO bersama pemerintah daerah akan menghadirkan konfigurasi baru yang menantang, tanpa menghilangkan karakter khas sirkuit tepi laut tersebut.
Di luar arena, efeknya menjalar ke sektor ekonomi dan pariwisata.
Jakarta dengan kontribusi 16,61 persen terhadap produk domestik bruto nasional, melihat ajang ini sebagai momentum untuk mempertahankan pertumbuhan melalui Kunjungan Wisatawan, ofisial tim, dan berbagai pemangku kepentingan global.
Harapannya, penyelenggaraan perdana di kawasan ASEAN ini menjadi pemantik bagi event-event serupa di masa depan.
Bukan hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga membuka pintu bagi Wisatawan Domestik dan mancanegara untuk merasakan Jakarta dari perspektif berbeda.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!