ID EN

Tren Wisata Kebugaran: Indonesia Andalkan Bali, Jogja dan Solo Sebagai Destinasi

Sabtu, 11 April 2026 | 15:34

Penulis: Arif S

Karangasem, Bali
Karangasem, Bali.
Sumber: Envato

Di tengah perubahan cara orang berwisata, dari sekadar melihat menjadi merasakan, Indonesia perlahan menegaskan dirinya sebagai destinasi untuk menemukan kembali keseimbangan. Indonesia memiliki Bali, Yogyakarta, dan Solo sebagai Destinasi Wisata kebugaran (Wellness Tourism).

Wisata kebugaran berkembang menjadi pendekatan perjalanan yang menyatukan kesehatan fisik, ketenangan batin, dan Pengalaman Budaya. Pemerintah Indonesia melihat potensi ini sebagai salah satu kunci masa depan pariwisata.

"Kami dari Kementerian Pariwisata sudah memasukkan wellness tourism ini sebagai bagian dari program prioritas," ujar Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.

Pemerintah terus mendorong hadirnya lebih banyak event yang memperkuat ekosistem ini. Salah satu contohnya, penyelenggaraan Saka Yoga Festival yang menjadi bagian dari perayaan spiritual nasional. 

Yoga, dalam konteks ini, bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga jembatan menuju wisata spiritual yang lebih dalam.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa semakin banyak dilakukan di Indonesia, sehingga betul-betul kita bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wellness dan juga spiritual tourism yang memang saat ini ke depannya menjadi tren bagi wisatawan dunia," harap Ni Luh.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Suyadi Pawiro, turut menegaskan pentingnya perluasan kegiatan serupa ke berbagai daerah.

"Kita ingin mendorong makin banyak event yoga dan competition yang bisa dilakukan di banyak tempat. Saya juga mencatat pernah ada yoga yang bisa dilakukan di Museum Nasional," katanya.

Ke depan, Indonesia tidak hanya ingin dikenal lewat lanskapnya yang indah, tetapi juga sebagai tempat untuk pulang tubuh, pikiran, dan jiwa. Bali, Yogyakarta, dan Solo hanyalah awal dari perjalanan panjang menuju peta wisata yang lebih bermakna.