Menpar Tinjau Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta Jelang Libur Sekolah
Selasa, 2 Juni 2026 | 16:00
Penulis: Arif S

Sumber: Kemenpar
Menjelang musim libur sekolah, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau kesiapan fasilitas pelayanan publik dan Destinasi Wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dua lokasi yang menjadi fokus kunjungan adalah Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta, yang selama ini menjadi magnet utama Wisatawan Domestik maupun mancanegara.
Kunjungan kerja dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal sehingga wisatawan dapat menikmati Pengalaman Perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama periode liburan.
“Saya melihat langsung kondisi di dua titik ini. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” ujar Menpar.
BACA JUGA
Tren Wisata Kebugaran: Indonesia Andalkan Bali, Jogja dan Solo Sebagai Destinasi
Kemenpar Bidik Wisatawan Makau, Ini Strategi Promosi Indonesia di Asia Timur
Pemerintah Pastikan Wisata Lebaran Aman dan Nyaman untuk Traveler
Agenda diawali dengan kunjungan ke kawasan Candi Prambanan, salah satu ikon pariwisata Indonesia, tujuan favorit wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta. Di kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, Menpar meninjau sejumlah fasilitas layanan utama yang berhubungan dengan kenyamanan pengunjung.
Menpar ingin memastikan proses pembelian tiket berlangsung cepat, tertib, dan efisien, terutama saat jumlah pengunjung meningkat selama musim liburan sekolah.
Dari hasil pemantauan di lapangan, suasana di kawasan Candi Prambanan terlihat kondusif dengan aktivitas wisata cukup ramai.
Kondisi ini menjadi indikasi positif, sektor pariwisata bersiap menghadapi lonjakan kunjungan pada periode liburan mendatang.
Selain area tiket, Menpar juga meninjau titik penjemputan buggy yang membantu mobilitas wisatawan di dalam kawasan candi. Kunjungan berlanjut ke Museum Candi Prambanan dan Lapangan Brahma.
Menpar Meninjau Stasiun Tugu Yogyakarta
Setelah dari Prambanan, Menpar melanjutkan peninjauan ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Sebagai salah satu simpul transportasi utama di Pulau Jawa, stasiun ini memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan di Yogyakarta dan sekitarnya.

Sumber: Kemenpar
Menjelang libur sekolah, aktivitas di Stasiun Tugu semakin ramai. Menpar kemudian mengecek berbagai fasilitas yang disediakan untuk meningkatkan kualitas layanan penumpang, termasuk sistem face recognition yang berfungsi mempercepat proses boarding.
Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas pendukung lainnya juga menjadi perhatian, seperti stasiun pengisian ulang air minum gratis, layanan penitipan barang, layanan lost and found, area bermain anak, klinik kesehatan, hingga ruang laktasi yang semakin menunjang kenyamanan perjalanan keluarga.
Kehadiran etalase produk UMKM lokal di area stasiun juga mendapatkan apresiasi dari Menpar. Menurutnya, kolaborasi antara sektor transportasi dan ekonomi kreatif dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” kata Menpar Widiyanti.
Kesiapan layanan transportasi juga diperkuat dengan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan KAI. Mulai dari penambahan armada kereta api, optimalisasi rangkaian kereta, hingga penambahan petugas layanan di berbagai titik operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa liburan.
Komitmen tersebut sebelumnya telah terlihat pada penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026, ketika KAI berhasil melayani lebih dari lima juta penumpang atau meningkat delapan persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain memastikan kesiapan destinasi dan transportasi, Kemenpar juga terus mendorong masyarakat untuk berlibur di dalam negeri melalui kampanye “Liburan Cara Baru”.
Kampanye ini menghadirkan berbagai inspirasi perjalanan sesuai dengan kebutuhan keluarga modern, mulai dari wisata edukasi, eksplorasi desa wisata, perjalanan darat antarkota, hingga wisata budaya dan kuliner.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!