ID EN

Bandara Sultan Hasanuddin Jadi Etalase Promosi Pariwisata Sulsel

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:10

Penulis: Arif S

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Sumber: Antara/Suriani Mappong

Bandara tak lagi hanya menjadi tempat datang dan pergi para pelancong. Di Makassar, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diproyeksikan menjadi wajah baru promosi pariwisata Sulawesi Selatan, sekaligus gerbang yang memperkenalkan kekayaan budaya dan destinasi unggulan indonesia timur kepada wisatawan.

Komitmen itu diwujudkan melalui sinergi PT Angkasa Pura Indonesia (API) dan Pemerintah Kota Makassar. Keduanya sepakat menjadikan ruang publik di bandara sebagai etalase promosi pariwisata daerah. 

Langkah itu diharapkan menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai pintu masuk utama menuju berbagai destinasi wisata di kawasan timur Indonesia.

"Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan Kunjungan Wisatawan sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai gerbang utama Destinasi Wisata Indonesia Timur," ujar General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha.

Kolaborasi tidak hanya berfokus pada promosi destinasi wisata, tetapi juga mencakup promosi berbagai agenda daerah, festival, hingga kegiatan budaya yang menjadi daya tarik Sulawesi Selatan. 

Beragam media promosi di area bandara akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada para penumpang.

Menurut Ruly, Bandara Sultan Hasanuddin sedang menjalani transformasi besar. Perannya kini diperluas, bukan hanya sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga sebagai ruang publik yang menghadirkan pengalaman wisata sejak pertama kali wisatawan menginjakkan kaki di Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan Bandara Sultan Hasanuddin tengah bertransformasi, tidak hanya sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga menjadi destinasi wisata baru yang mampu menampilkan berbagai atraksi, budaya, dan agenda daerah kepada masyarakat luas.

Keberadaan event dan atraksi budaya dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan pergerakan wisatawan. 

Karena itu, Angkasa Pura Indonesia siap mendukung promosi berbagai kegiatan daerah melalui fasilitas promosi di bandara maupun dengan menghadirkan mini event untuk menarik perhatian para pengguna jasa penerbangan.

Sebagai hub penerbangan utama di kawasan timur Indonesia, Bandara Sultan Hasanuddin memiliki posisi strategis untuk menjangkau wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara. 

Potensi itu diharapkan mampu dimaksimalkan untuk memperkenalkan destinasi-destinasi unggulan Sulawesi Selatan kepada lebih banyak orang.

Melalui promosi terintegrasi, para penumpang transit diharapkan tidak hanya sekadar singgah sebelum melanjutkan perjalanan. 

Mereka diharapkan tertarik untuk menjelajahi destinasi wisata di Sulawesi Selatan dan bahkan memperpanjang masa kunjungan mereka.

Tak hanya itu, bandara juga menjadi ruang kreatif bagi para seniman dan komunitas lokal. Berbagai karya seni, budaya, serta produk kreatif khas Sulawesi Selatan nantinya dapat dipamerkan melalui panggung dan etalase khusus yang disediakan di area bandara.

Inisiatif ini membuka peluang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya mereka kepada wisatawan dari berbagai penjuru dunia. 

Di saat yang sama, para penumpang dapat menikmati pengalaman yang lebih berkesan karena disambut dengan nuansa budaya lokal yang kuat sejak berada di terminal bandara.

Dengan langkah itu, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak hanya berfungsi sebagai gerbang transportasi, tetapi juga menjadi etalase pariwisata yang memperkenalkan pesona Sulawesi Selatan kepada dunia. \

Transformasi ini sekaligus memperkuat upaya menjadikan Makassar sebagai pusat konektivitas dan promosi wisata Indonesia Timur.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!