Erick Thohir Tegaskan Makna PSSI Awards 2026, dari Pemain hingga Grassroots
Minggu, 29 Maret 2026 | 09:18
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: AntaraNews
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI Awards 2026 bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan bentuk apresiasi menyeluruh bagi seluruh elemen yang berperan dalam perkembangan Sepak Bola Indonesia.
"Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau, bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level grassroots sampai sepak bola prestasi," kata Erick usai acara PSSI Awards di Studio 6 Emtek, Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2026.
Ajang penghargaan ini menjadi momentum bersejarah karena baru pertama kali digelar sejak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia berdiri 95 tahun lalu. Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, CEO Emtek Group Sutanto Hartono, perwakilan FIFA Sanjeevan Balasingam, Pelatih Timnas John Herdman, hingga Direktur Teknik Alexander Zwiers.
BACA JUGA
Erick Thohir Kantongi Lima Nama Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, Siapa Saja Mereka?
Regulasi Baru AFC-OCA Tutup Pintu Indonesia U-23 di Cabor Sepak Bola Asian Games 2026
Jelang Lawan St. Kitts & Nevis di FIFA Series, Timnas Indonesia Fokus Aspek Taktis
Erick kembali menekankan bahwa sepak bola merupakan hasil kerja kolektif. Ia menyebut performa di lapangan tidak lepas dari peran berbagai pihak, mulai dari perangkat pertandingan, asosiasi daerah, sponsor, hingga para suporter.
“Karena itu, PSSI Awards hadir dengan semangat yang lebih hangat, lebih dekat, dan lebih membumi dengan memberi penghargaan kepada semua yang selama ini ikut menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup,” katanya.
Sebanyak 17 kategori penghargaan diberikan kepada insan sepak bola nasional dalam ajang ini. Pemain timnas Jay Idzes dinobatkan sebagai Pemain Putra Terbaik (Men’s Player of the Year), sementara Marselino Ferdinan meraih gelar Pemain Muda Putra Terbaik (Men’s Young Player of the Year).
Untuk kategori gol terbaik (Goal of the Year), penghargaan diberikan kepada Rizky Ridho. Sementara Yance Sayuri meraih penghargaan Assist Terbaik (Assist of the Year).
Di posisi penjaga gawang, Maarten Paes terpilih sebagai kiper terbaik putra, sedangkan kategori putri dimenangkan oleh Iris de Rouw.
Pada kategori putri, Safira Ika dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Women’s Player of the Year), sementara Claudia Alexandra Scheunemann meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik (Women’s Young Player of the Year). Adapun penghargaan penyelamatan terbaik (Saves of the Year) diraih Emil Audero.
Di sektor perangkat pertandingan, Thoriq Munir Alkatiri dinobatkan sebagai Wasit Terbaik (Referee of the Year), sementara Fuad Qohar meraih Asisten Wasit Terbaik (Assistant Referee of the Year). Untuk kategori asosiasi, Asprov PSSI Jawa Timur dinilai sebagai yang terbaik.
Dalam kategori pengembangan, program Gala Siswa Indonesia meraih penghargaan Football Development Program of the Year, sedangkan MilkLife Soccer Challenge dinobatkan sebagai Grassroots Development Program of the Year.
Selain itu, PSSI juga memberikan penghargaan khusus kepada Setyo Putro Utomo sebagai Man Behind The Jersey of the Year, (almarhum) Mas Katon sebagai Supporter of the Year, serta Tan Liong Houw melalui Yayasan Bakti Sepak Bola atas kontribusi mereka di luar lapangan.










