Indonesia Absen di Sepak Bola Asian Games 2026, Ini Penjelasan Erick Thohir
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:31
Penulis: Arif S

Sumber: PSSI
Sepak Bola Indonesia dipastikan tidak akan ambil bagian dalam Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Kepastian itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir setelah regulasi terbaru membatasi peserta cabang sepak bola putra hanya untuk tim yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Keputusan itu menjadi pukulan bagi skuad Indonesia U-23 yang selama ini cukup rutin tampil di ajang multievent terbesar Asia. Kali ini, skuad Garuda Muda harus menyaksikan turnamen dari luar lapangan setelah gagal menembus putaran final Piala Asia U-23.
"Tidak (sepak bola Indonesia tidak bertanding di Asian Games 2026). Kan, dari aturan (dari penyelenggara) Asian Games dan AFC sudah ada keputusan seperti itu," ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa.
BACA JUGA
Erick Thohir Kantongi Lima Nama Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, Siapa Saja Mereka?
PSSI Evaluasi Format Lama, Piala Presiden 2026 Bisa Lebih Inovatif
Erick Thohir Tegaskan Makna PSSI Awards 2026, dari Pemain hingga Grassroots
Asian Games 2026 akan berlangsung pada 19 September - 4 Oktober di Jepang dan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, termasuk sepak bola. Namun berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, jumlah peserta sepak bola putra dibatasi hanya 16 negara.
Keputusan itu merupakan kesepakatan panitia penyelenggara Asian Games 2026 (AINAGOC), Komite Olimpiade Asia (OCA), dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Cabang sepak bola putra hanya diikiuti negara yang mencapai putaran final Piala Asia U-23 2026.
Kebijakan itu otomatis menutup peluang Indonesia karena Timnas Indonesia U-23 gagal melaju dari babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Dengan demikian, Garuda Muda tidak memenuhi syarat untuk tampil di Asian Games tahun ini.
Menpora menegaskan bahwa Indonesia menghormati dan mematuhi keputusan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara serta AFC.
"(Jadi Timnas Indonesia tidak ikut Asian Games 2016) Karena aturan," katanya.
Sebelum keputusan final diberlakukan, Indonesia sempat berupaya memperjuangkan keikutsertaan tim sepak bola nasional.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari melayangkan protes karena sistem kualifikasi dinilai berbeda dari edisi sebelumnya dan dianggap merugikan sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Namun, keberatan itu tidak mengubah keputusan penyelenggara. AINAGOC tetap mempertahankan regulasi yang menjadikan hasil kualifikasi Piala Asia U-23 sebagai satu-satunya jalur menuju Asian Games 2026.
Secara historis, Timnas Indonesia telah 11 kali tampil di cabang sepak bola Asian Games. Prestasi terbaik Garuda pada edisi 1958 ketika meraih peringkat ketiga.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!