ASEAN Futsal 2026: Indonesia Satu Grup dengan Australia dan Malaysia
Selasa, 3 Maret 2026 | 10:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Asprillia Swi Adha
Timnas Futsal Indonesia berada satu grup dengan Australia pada Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 di Thailand, 5-11 April 2026. Selain Australia, Indonesia juga akan bersaing dengan Malaysia, Kamboja dan Brunei Darussalam di Grup B.
Kepastian itu diumumkan melalui Instagram resmi Timnas Futsal Indonesia, Senin, sekaligus menandai awal perjalanan Indonesia dalam mempertahankan gelar juara.
Dengan komposisi tersebut, persaingan diprediksi berlangsung ketat, terutama menghadapi dua rival tradisional di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.
BACA JUGA
Tak Turunkan Skuad Terbaik, Ini Strategi Hector Souto di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
25 Nama Sementara Timnas Futsal Indonesia untuk ASEAN Championship 2026
Final Futsal Piala Asia 2026: Indonesia Tanpa Beban, Iran Tak Ingin Terjebak Nostalgia Kejayaan
Sementara itu di Grup A, tuan rumah Thailand yang telah menjuarai turnamen sebanyak 16 kali akan menghadapi Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste.
Dominasi panjang Thailand menjadikan grup tersebut tetap sarat tekanan bagi para penantang.
Dua tim teratas dari masing-masing grup berhak melaju ke babak semifinal. Pemenang semifinal akan tampil di partai final, sedangkan tim kalah memperebutkan posisi ketiga.
Turnamen edisi ke-19 ini akan dimainkan terpusat di Nonthaburi Hall, Thailand. Format sentralisasi diperkirakan akan menghadirkan atmosfer kompetitif sejak laga pertama fase grup.
Indonesia datang dengan status juara bertahan setelah dua tahun lalu mengalahkan Vietnam 2-0 di final di Thailand. Sebelum itu, Skuad Garuda lebih dulu menekuk tuan rumah Thailand dengan skor mencolok 5-1 pada semifinal.
Gelar tersebut menjadi trofi kedua Indonesia sepanjang sejarah partisipasi di turnamen ini. Sebelumnya, Indonesia meraih gelar perdana pada 2010 di Vietnam dengan kemenangan telak 5-0 atas Malaysia di partai final.
Sebagai persiapan menuju turnamen ini, Pelatih Hector Souto telah memanggil 25 nama dalam long list untuk mengikuti pemusatan latihan setelah Idul Fitri. Langkah itu menjadi bagian dari proyek jangka panjang membangun kedalaman skuad.
Menariknya, dari 25 nama tersebut, Souto hanya mempertahankan dua pemain dari skuad yang mencetak sejarah sebagai finalis Piala Asia Futsal 2026. Dua pemain tersebut adalah Dewa Rizki dan Yogi Saputra.
Saat mengungkapkan alasannya memilih skuad berbeda dari Piala Asia Futsal 2026, Souto menjelaskan hal ini bertujuan untuk meningkatkan persaingan di timnas senior. Pemain yang tak menjadi bagian skuad di Piala Asia Futsal 2026, diberikan kesempatan unjuk gigi di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026.
Tujuan Souto adanya persaingan kompetitif di timnas senior, demi mendapatkan skuad terbaik untuk mencapai target besar menembus Piala Dunia Futsal 2028.










